Agar puasa qadha yang dijalankan bernilai ibadah dan berpahala, berikut adalah tata cara yang bisa diikuti:
- Membaca Niat Sebelum Subuh – Pastikan untuk meniatkan puasa sebelum waktu fajar menyingsing.
- Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa – Seperti halnya puasa Ramadhan, menahan makan, minum, dan hubungan suami istri dari fajar hingga maghrib adalah hal wajib.
- Perbanyak Ibadah Sunnah – Membaca Al-Qur'an, memperbanyak dzikir, dan melakukan shalat sunnah sangat dianjurkan untuk menambah keberkahan.
- Berbuka Tepat Waktu – Saat matahari terbenam, segera berbuka dengan doa dan makanan yang halal.
Baca Juga: Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal, Mana yang Harus Didahulukan?
Keutamaan di Balik Puasa Qadha
Menjalankan puasa qadha bukan hanya sekadar mengganti hari yang tertinggal, namun juga memiliki keutamaan tersendiri:
- Menjalankan Perintah Allah – Sebuah bentuk ketaatan langsung terhadap perintah dalam Al-Qur’an.
- Menghapus Dosa dan Kelalaian – Dengan mengganti puasa, dosa karena meninggalkannya dengan uzur syar’i dapat terhapus.
- Meningkatkan Kualitas Spiritual – Niat yang ikhlas dan pelaksanaan yang tepat akan membawa dampak spiritual yang mendalam.
Segera Tunaikan Sebelum Ramadhan Berikutnya
Bagi umat Islam yang memiliki tanggungan puasa, sangat dianjurkan untuk segera menunaikan qadha sebelum datangnya Ramadhan selanjutnya.
Menunda tanpa alasan dapat menimbulkan dosa dan menumpuk beban ibadah. Maka dari itu segera tunaikanlah.