Untuk mengurangi dampak, pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan program bantuan non-beras yang masih aktif, seperti bantuan tunai atau sembako lainnya.
Koordinasi dengan dinas sosial daerah juga diperkuat untuk memantau kondisi lapangan.

Strategi Jaga Stok Nasional dan Harga Pasar
Penghentian sementara bansos beras juga berkaitan dengan strategi menjaga stabilitas harga pasar.
Dengan menunda distribusi, pemerintah berupaya mencegah penurunan harga beras yang bisa merugikan petani saat panen raya.
Stok beras dari hasil panen akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memastikan bansos tetap berkelanjutan.
Arief menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keseimbangan antara kepentingan petani, penerima bansos, dan stabilitas ekonomi nasional.
Kebijakan penghentian sementara bansos beras oleh Bapanas menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program jangka panjang.
Dengan mengutamakan penyerapan hasil panen petani, pemerintah berharap stok beras nasional tetap terjaga dan harga stabil.
Masyarakat diharapkan memahami kebijakan ini sembari menunggu penyaluran bansos beras kembali normal pada April 2025.