Rencana penyaluran kembali bansos beras. (Sumber: Dok. Pemkab Madiun)

EKONOMI

Bansos Beras Bakal Kembali Digulirkan Pemerintah, Ini Jadwal Penyalurannya

Sabtu 05 Apr 2025, 09:23 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa penghentian sementara program bantuan sosial (bansos) beras dilakukan untuk menyesuaikan dengan masa panen raya.

Kebijakan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok beras nasional tetap stabil. “Penghentian bansos beras ini bersifat sementara hingga panen raya selesai,” jelas Arief dalam keterangan resminya.

Langkah ini diambil agar pemerintah dapat mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani.

Dengan menunda distribusi bansos, stok beras dari petani lokal bisa terserap maksimal di pasar sebelum kembali menjalankan program bantuan.

Baca Juga: Saldo Dana Bansos Susulan Rp600.000 dari BPNT Tahap 1 2025 Berhasil Diterima KPM Masuk ke Rekening Mandiri, Cek Selengkapnya!

Durasi Penghentian dan Waktu Penyaluran Kembali

Arief Prasetyo Adi memperkirakan bansos beras akan kembali disalurkan sekitar April 2025, seiring berakhirnya masa panen raya.

“Panennya kapan? Sampai April ya mungkin,” ungkapnya. Jadwal ini disesuaikan dengan siklus pertanian, di mana produksi beras biasanya meningkat signifikan pada kuartal pertama tahun ini.

Pemerintah memastikan bahwa penyaluran bansos akan diprioritaskan kembali begitu stok beras dari hasil panen terkumpul.

Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap petani lokal, di mana stok beras yang dibeli dari mereka akan menjadi basis penyaluran bansos.

Dampak pada Penerima Bansos

Meski bersifat sementara, penghentian ini tentu memengaruhi masyarakat penerima bansos.

Arief menegaskan bahwa kebijakan ini tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam membantu kelompok rentan.

Untuk mengurangi dampak, pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan program bantuan non-beras yang masih aktif, seperti bantuan tunai atau sembako lainnya.

Koordinasi dengan dinas sosial daerah juga diperkuat untuk memantau kondisi lapangan.

Baca Juga: NIK e-KTP Anda Telah Menerima Saldo Dana Rp225.000 dari Subsidi Bansos PKH Tahap 1 2025 via Rekening BSI, Cek Informasi Selengkapnya!

Bansos beras 10 kg merupakan salah satu bantuan yang akan disalurkan kepada KPM PKH dan BPNT di tahun 2025. (Sumber: FB/Azzura Ummu Azzahra Arhab)

Strategi Jaga Stok Nasional dan Harga Pasar

Penghentian sementara bansos beras juga berkaitan dengan strategi menjaga stabilitas harga pasar.

Dengan menunda distribusi, pemerintah berupaya mencegah penurunan harga beras yang bisa merugikan petani saat panen raya.

Stok beras dari hasil panen akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memastikan bansos tetap berkelanjutan.

Arief menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keseimbangan antara kepentingan petani, penerima bansos, dan stabilitas ekonomi nasional.

Kebijakan penghentian sementara bansos beras oleh Bapanas menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program jangka panjang.

Dengan mengutamakan penyerapan hasil panen petani, pemerintah berharap stok beras nasional tetap terjaga dan harga stabil.

Masyarakat diharapkan memahami kebijakan ini sembari menunggu penyaluran bansos beras kembali normal pada April 2025.

Tags:
berasbantuan sosial berasbansos beras dihentikan sementarabansos berasbansos bantuan sosial

Adhitya Fajar Fikrillah

Reporter

Muhammad Ibrahim

Editor