POSKOTA.CO.ID - Momen Hari Raya Idul Fitri merupakan momen istimewa untuk seluruh umat musil, termasuk pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Seperti diketahui, penyerang Timnas Indonesia tersebut merupakan seorang muslim yang terlihat taat melakukan ibadah.
Sejauh ini, Ragnar merupakan satu-satunya pemain keturunan Belanda di Timnas Indonesia yang memeluk agama Islam.
Ragnar menunjukkan kepeduliannya dengan berdonasi untuk anak-anak di jalur Gaza, Palestina pada momen Idul Fitri 1446 H.
Baca Juga: Hasil Piala Asia U17: Timnas Indonesia Kejutkan Korea Selatan Berkat Gol Evandra Florasta
Berkolaborasi dengan Sebuah Organisasi
Pemain FCV Dender itu bekerja sama dengan Al Akhirah. nl, sebuah organisasi nirlaba yang aktif memberikan bantuan kemanusiaan di Palestina dan Uganda.
Ragnar memang tidak hadir secara langsung di sana. Namun, momen keceriaan anak-anak di Gaza yang dibantu oleh Ragnar diunggah melalui video di akun Miliknya.
"Berkolaborasi dengan Ragnar Oratmangoen, kami berhasil menyelenggarakan hari istimewa untuk anak-anak di Gaza, meskipun mereka dalam situasi sulit pada hari kedua Idul Fitri ini."
Kami menyediakan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan pada hari istimewa ini, dengan harapan dapat meringankan rasa sakit dan membuat mereka kembali merasakan kebahagiaan menjadi anak-anak," tulis Al Akhirah. nl dalam unggahan videonya.
"Kami berterima kasih kepada saudara kami tercinta Ragnar Oratmangoen atas kontribusi dan dukungannya, dan berharap dapat berkolaborasi lebih lanjut di masa mendatang." lanjut Organisasi tersebut.
Baca Juga: Rizky Ridho Makin Mantap di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Ketagihan dengan Pemain Liga 1?
Kisah Mualaf Ragnar
Ragnar Oratmangoen sendiri merupakan seorang mualaf yang pernah membagikan kisah perjalanan spiritualnya hingga memilih agama Islam.
Di usia 15 tahun, Ragnar membuat keputusan besar dalam hidupnya dengan menjadi seorang mualaf saat tinggal di Belanda.
Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari keluarganya, mencerminkan rasa hormat dan kasih sayang yang mendalam di antara mereka.
"Teman saya sering mengajak ke masjid. Mereka mengajarkan saya soal Tugan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup. Itu menyentuh saya dan akhirnya memutuskan untuk menjadi Muslim," kata Ragnar Oratmangoen, seperti dikutip akun Instagram highlightimnas, Minggu 30 Maret 2025.