BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Kuat dugaan pelaku penganiayaan satpam Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat melarikan diri ke Pontianak, Kalimantan Barat. Terlebih kejadian penganiayaan yang terjadi pekan lalu tersebut viral dan menyorot perhatian banyak pihak.
Kasus ini pun kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan mengenai keberadaan pelaku di luar pulau Jawa tersebut.
Bahkan penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap terlapor pada Senin , 7 April 2025 atau pekan depan. "Melakukan pemanggilan terhadap terlapor pada hari Senin, 07 April 2025 jam 10.00 WIB. Posisi terakhir terlapor berada di Pontianak bersama keluarganya," tegas Kabid Humas kepada wartawan pada Sabtu, 5 April 2025.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Kasus Penganiayaan Satpam Rumah Sakit Meningkat Statusnya ke Penyidikan
Sebelumnya, kasus penganiayaan petugas keamanan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat yang menjadi korban tindakan kekerasan yang dilakukan oleh keluarga pasien. Kini ditangani Polres Metro Bekasi Kota.
Korban berinisial S, berusia 39 tahun dilaporkan mengalami luka serius setelah dipukul dan dibanting ke lantai oleh pelaku, hingga mengalami kejang dan muntah darah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu malam, 29 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden berawal dari persoalan parkir di area instalasi gawat darurat (IGD).
"Pelaku memarkir kendaraannya di depan pintu IGD dalam posisi yang tidak tepat sehingga mengganggu akses jalan. Korban kemudian menegur pelaku untuk memajukan mobilnya agar tidak menghalangi," beber Ade Ary kepada wartawan pada Sabtu, 5 April 2025.
Namun teguran tersebut justru memicu emosi pelaku. Setelah memindahkan mobilnya, pelaku keluar dan langsung menghampiri petugas keamanan tersebut. Ia kemudian melakukan serangan fisik dengan mendorong, memukul, hingga membanting korban ke lantai.
"Akibat serangan tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala. Bahkan korban sempat kehilangan kesadaran," lanjutnya.
Baca Juga: Viral Gara-gara Diperingati Knalpot Brong, Seorang Satpam Dianiaya Hingga Masuk ICU