POSKOTA.CO.ID - Ada beberapa hal yang menjadi penyebab masalah terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).
Masalah ini diketahui yang masih sering terjadi penyimpangan di beberapa wilayah.
Sehingga diharapkan setiap Ketua Rukun Tetangga (RT) memahami hal tersebut agar bisa membantu warganya yang tercatat sebagai penerima bansos.
Dikutip dari YouTube Pendamping Sosial, berikut ini adalah beberapa permasalahan bansos yang perlu diketahui terutama oleh Ketua RT setempat, agar bisa membantu warga penerima bansos tersebut.
Permasalahan Bansos di Beberapa Wilayah
Masalah yang sering muncul berkaitan dengan Bansos adalah penyalahgunaan wewenang oleh oknum yang terlibat dalam proses penyalurannya.
Baca Juga: Mulai April 2025 Bansos KLJ, KAJ, KPDJ Cair Rp300.000 Setiap Bulan, Cek Penerimanya di Web Resmi
Seperti yang tercatat dalam komentar salah satu pembaca, terdapat pengakuan dari seorang Ketua RT baru yang merasa kesulitan dalam mengatasi penyimpangan pada pencairan Bansos.
Beberapa warga mengeluhkan bahwa mereka tidak menerima Bansos meskipun tercatat sebagai penerima di sistem, dan ada pula yang melaporkan bahwa Bansos mereka kosong selama berbulan-bulan.
Penyalahgunaan Wewenang oleh Ketua Kelompok PKH
Ketua kelompok PKH, atau sering disebut sebagai "kader", memainkan peran penting dalam proses pencairan Bansos.
Di beberapa wilayah, ditemukan kasus di mana Ketua Kelompok PKH menyalahgunakan wewenangnya dengan memegang kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) milik penerima bantuan.
Mereka kemudian pergi ke ATM atau agen untuk mencairkan Bansos dan mendistribusikan uang tersebut kepada penerima.
Penyalahgunaan ini menjadi masalah karena kartu KKS seharusnya hanya boleh dipegang oleh pemiliknya, bukan orang lain.
Pentingnya Pengelolaan Kartu KKS dengan Benar
Kartu KKS adalah alat yang diterbitkan oleh pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga miskin.
Kartu ini berfungsi sebagai media untuk pencairan dana, dan sangat penting untuk dipegang dan digunakan langsung oleh penerima bantuan.
Tidak ada pihak lain yang berhak memegang kartu KKS tersebut karena dapat menimbulkan penyalahgunaan. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan kartu KKS, Ketua RT dan masyarakat dapat melaporkannya kepada pihak berwajib.
Peran dan Fungsi Ketua RT
Ketua RT memiliki peran yang sangat penting dalam mengkoordinasikan kehidupan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Berdasarkan literatur yang ada, Ketua RT bertanggung jawab untuk:
1. Mengkoordinasikan kegiatan masyarakat, termasuk mengatur masalah sosial dan keamanan.
2. Mengatur kebersihan dan keindahan lingkungan.
3. Membantu pelaksanaan program-program pemerintah dan menjadi perantara antara warga dan pemerintah.
Terkait dengan masalah Bansos, Ketua RT juga berperan dalam menyelesaikan masalah sosial dan keamanan di wilayahnya, yang berkaitan dengan penyalahgunaan Bansos.
Pentingnya Data Penerima Bansos yang Akurat
Salah satu tugas penting Ketua RT adalah memastikan data penerima Bansos yang ada di wilayahnya akurat.
Ketua RT juga memiliki wewenang untuk mengusulkan warga yang belum menerima Bansos tetapi memenuhi syarat untuk menjadi penerima bantuan.
Data ini dapat diinput melalui aplikasi cek Bansos yang disediakan oleh pemerintah. Selain itu, Ketua RT juga harus selalu memperbarui informasi mengenai peraturan yang mengatur siapa saja yang berhak menerima Bansos.
Prosedur Pengusulan Penerima Bansos
Ketua RT berperan dalam mengusulkan warga yang layak menerima Bansos, terutama bagi mereka yang belum terdaftar atau yang statusnya belum diperbarui.
Pengusulan ini dapat dilakukan dengan mengumpulkan data penerima yang layak dan mengajukannya melalui musyawarah desa atau kelurahan.
Setiap desa atau kelurahan kini memiliki operator yang dapat menginput data penerima Bansos ke dalam sistem, sehingga dapat memudahkan proses verifikasi dan validasi.
Mengatasi Keluhan Warga Terkait Bansos
Seringkali, Ketua RT menjadi sasaran keluhan dari warga terkait penerimaan Bansos. Warga yang tidak menerima Bansos akan mengeluh, sementara yang menerima merasa bersyukur.
Oleh karena itu, Ketua RT perlu memahami dan mengedukasi warga tentang siapa yang berhak menerima Bansos sesuai dengan kriteria yang berlaku.
Ketika ada keluhan, Ketua RT dapat memberikan penjelasan dengan memberikan informasi yang jelas tentang aturan yang ada, termasuk mencetak dan membagikan salinan peraturan kepada warga.
Penting bagi setiap Ketua RT untuk memahami dan menjalankan peranannya dengan baik dalam mengelola penyaluran Bansos di wilayahnya.
Penyalahgunaan kartu KKS dan proses distribusi Bansos harus dicegah dengan cara yang tegas, serta memastikan bahwa bantuan sosial sampai kepada yang berhak.
Melalui pemahaman yang baik, diharapkan masalah Bansos dapat diminimalisir, dan masyarakat dapat menerima manfaat dari program ini dengan adil.