JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menyoroti turunnya omzet pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur).
Ssat ditanya bagaimana langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menangani masalah merosotnya omset pelaku UMKM, Rano tidak menjelaskan rinci.
Namun, ia menyebut dari pameran atau kegiatan yang digelar seperti di Monas yang menghadirkan pelaku UMKM binaan Jakpreneur, menjadi salah satu upaya.
"Nah itu salah satu upaya kita meningkatkan," kata Rano kepada wartawan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 5 April 2025.
Baca Juga: Dipadati Ribuan Orang, Pengunjung Minta Akses Parkir-Toilet di Monas Diperbanyak
Rano hanya menyampaikan, Pemprov Jakarta telah menyediakan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk pelaku UMKM.
"Karena kami, Pak Gubernur juga paham bahwa UMKM harus didukung. Selain outlet memang harus punya, tapi permodalan juga perlu. Itu salah satu usaha," jelas Rano.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta menyebut, omzet pelaku UMKM binaan Jakpreneur mengalami penurunan 30 persen sebelum dan saat Hari Raya Lebaran 2025.
Meski demikian, omzet pedagang UMKM binaan Jakpreneur sempat mengalami kenaikan sebelum lebaran atau pada momen Ramadhan.
Baca Juga: Pemprov Pastikan Tak Ada Parkir Liar hingga Premanisme di Monas
"Ya, sebelum lebaran naik 6 persen, tapi saat lebaran turun 30 persen," kata Kepala Dinas PPKUKM Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo melalui pesan singkat.