Kendati demikian, beberapa netizen juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki lonjakkan tarif listrik pada bulan ini, terutama bagi pelanggan prabayar.
“Buat yang masih pake pascabayar mending beralih ke prabayar. Pascabayar kalau kalian ga catat meter sendiri biasanya ada petugas PLN yang suka catetin meteran, kalau posisi kwh meter di dalam rumah dan pagar terkunci tidak ada orang maka biasanya dihitung pakai rata-rata,” jelas akun X @gue***.
Sejumlah Netizen Tidak Mengalami Lonjakkan Tarif Listrik
Di sisi lain, akun X @ani*** mengatakan, dia mengatakan justru mengalami penurunan tarif listrik meski dalam pemakaian normal.
“Kok aku malah turun yaa? Padahal pemakaian sama seperti bulan-bulan sebelumnya,” cuit akun itu.
Pada bukti yang dia unggah, nampak sebelum diskon dia harus membayar listrik sekitar Rp425.000 per bulan dengan daya di angka 280-an kWh. Kemudian, mendapatkan diskon sehingga hanya membayar sekitar Rp212.000-an.
Tetapi pada tagihan di bulan April untuk pembayaran Maret 2025, dia justru hanya perlu membayar Rp132.219 dengan penggunaan daya 88.0 kWh padahal penggunaan listrik masih sama seperti bulan sebelumnya.