POSKOTA.CO.ID - Tidak sedikit netizen mengeluhkan tagihan tarif listrik yang mendadak melonjak tinggi setelah menerima diskon 50 persen dari pemerintah pada 1 Januari-28 Februari 2025, khususnya bagi pelanggan pascabayar.
Mengintip salah satu cuitan akun X @SeputarTetangga, nampak netizen berkeluh kesah mengenai lonjakan harga tersebut dan beberapa di antaranya bingung lantaran merasa tidak menggunakan listrik secara berlebihan.
“Mulai terdengar jeritan para warga pengguna listrik pascabayar,” cuit @SeputarTetangga, dikutip pada Sabtu, 5 April 2025.
Kendati demikian, sejumlah netizen juga menyampaikan, tarif listrik mereka masih dalam batas harga normal seperti sebelum adanya diskon.
Keluhan Netizen Tarif Listrik Mendadak Naik
Mengutip akun X @ari*** dalam kolom komentar unggahan tersebut, pemilik akun ini memeberkan bukti bahwa mendapatkan tagihan tembus hingga Rp1 jutaan dengan daya 901,0 kWh untuk bulan Maret 2025.
Baca Juga: Heboh Tagihan Listrik Melonjak Usai Diskon Berakhir, Ini Kemungkinan Penyebabnya!
Pada bukti tersebut juga terlihat, sebelumnya dia mendapatkan diskon selama dua bulan sehingga hanya perlu membayar Rp66.745 dengan daya 88,0 kWH untuk tagihan Januari-Februari 2025.
“Status rumah kosong, bilangnya karena kurang bayar dari beberapa bulan lalu akibat dari meteran buram, wakakaka negara dagelan,” tulis @ari*** dalam kolom komentar.
Kemudian, akun lainnya yakni @ri_*** mengalam kejadian serupa. Dia mengatakan, dirinya hanya perlu membayar listrik sekitar Rp300.000 per bulan sebelum diskon tarif listrik. Namun, kini hampir mencapai Rp600.000.
“Aku ngga pernah nyatet meteran, biasanya abang-abang tukang listrik yang dateng nyatet. Apr ini hampir 600, pastinya 585 padahal sebelum discon paling banyak 350,” ujar akun itu.
Baca Juga: Promo Diskon Selesai, Cek Tarif Listrik PLN Terbaru April-Juni 2025