POSKOTA.CO.ID - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik lebaran 2025 akan berlangsung selama dua hari, yakni mulai 5 hingga 6 April 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Mengutip dari akun Instagram resmi @korlantaspolri.ntmc, untuk mengatasi kepadatan kendaraan saat puncak arus balik lebaran 2025, pihaknya akan memberlakukan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Rekomendasi Rest Area di Jalur Pantura untuk Pemudik Motor yang Aman dan Nyaman
"Arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada tanggal 5-6 April. Oleh karena itu, pihaknya akan menerapkan berbagai skema mulai dari Contraflow hingga Oneway," kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho seperti dikutip dari akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, pada Sabtu, 5 April 2025.
Penerapan skema Oneway akan dilakukan dalam dua tipe, yakni secara lokal dan nasional, sama seperti saat arus mudik lebaran 2025.
Sebelum menerapkan Oneway lokal, Polri akan menerapkan skema Contraflow terlebih dahulu mulai dari KM 70 hingga KM 47 tol Jakarta-Cikampek.
"Apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi, akan diperpanjang hingga KM 36," jelas Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Baca Juga: Jalur Alternatif Mudik ke Yogyakarta, Hindari Kepadatan Jalur Pantura
Sementara itu, Oneway tahap pertama mulai diterapkan dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama.
"Jika lonjakan kendaraan masih tinggi, skema Contraflow tahap kedua akan diterapkan dari KM 246 hingga KM 188," ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Lebih lanjut, Irjen Pol Agus menerangkan jika masih terjadi lonjakan kendaraan hingga Minggu, 6 April 2025, maka skema Oneway lokal akan diperpanjang.
Di sisi lain, skema Oneway nasional diberlakukan mulai 6 April 2025. Para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.