POSKOTA.CO.ID - Setelah menjalani ibadah puasa, banyak orang justru menghadapi tantangan baru setelah Lebara, yaitu kenaikan berat badan.
Fenomena ini sering kali membuat sebagian orang panik dan berusaha menurukan berat badan mereka dengan cara diet ketat atau olahraga intens.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari kanal YouTube SB30Health, berikut Poskota berikan rangkuman mengenai penyebab kenaikan berat badan pasca Lebaran dan tips untuk mencegahnya.
Baca Juga: Cerahkan Bibir Hitam Anda dengan Lip Balm Alami Ini, Simak Cara Membuatnya
Penyebab Berat Badan Naik Pasca Lebaran
Selain dari kelebihan kalori, kenaikan berat badan dan peningkatan lingkar perut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:
1. Pola Makan yang Tidak Seimbang
Bukan hanya jenis makanan yang dikonsumsi, frekuensi dan cara pengolahan makanan juga dapat menjadi penyebab berat badan naik setelah Lebaran.
Mengonsumsi karbohidrat berlebih seperti ketupat, kue kering, kerupuk, dan cemilan ultra-proses sering kali menjadi salah satu faktor kenaikan berat badan.
Baca Juga: Ingin Wajah Mulus Tanpa Skincare? Begini Tips Mudah yang Bisa Anda Lakukan
2. Kebiasaan Makan Sehari-hari
Kebiasaan "mencicil" makanan setiap hari selama bulan puasa mengakibatkan penimbunan berat badan yang signifikan ketika momen Lebaran tiba.
3. Kulitas Tidur yang Buruk
Tidur yang tidak cukuo atau tidak berkualitas dapat mengganggu keseimbangan hormon, sehingga membuat tubuh sulit mengontrol nafsu makan.
4. Pengaruh Lingkuan dan Toksin
Konsumsi makanan yang mengandung pestisida, insektisida, dan bahan kimia industri juga turut berperan dalam memicu gangguan hormonal.
5. Faktor Genetik
Meski tidak dapat diubah, faktor genetik juga berperan dalam kecenderungan tubuh menimbun lemak. Fokuskan pada aspek yang bisa diubah, seperti pola makan, tidur, dan aktivitas fisik.
Tips Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran
Untuk menjaga kesehatan dan membentuk berat badan yang ideal, berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu terapkan dengan mudah:
1. Tetap Lakukan Puasa atau Water Fasting
Melanjutkan puasa setelah Lebaran dapat membantu mengatur frekuensi makan. Metode water fasting atau intermittent fasting dapat mengontrol asupan kalori dan menjaga kestabilan hormon.
2. Kurangi Asupan Karbohidrat
Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi untuk tubuh, namun dengan mengonsumsi karbohidrat berlebih, dapat menyebabkan penumpukan lemak.
Untuk itu, batasi asupan makanan yang tinggi karbohidrat seperti nasi, ketupat, kue, dan cemilan ultra-proses. Fokuskan pada karbohidrat kompleks yang lebih sehat dan mengandung serat tinggi.
3. Konsumsi Lebih Banyak Sayuran
Sayuran kaya akan mineral, terutama kalium, yang penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan mengatur tekanan darah.
Selain itu, kandungan serat dari sayuran juga dapat membantu pencernaan dan membuat perut merasa kenyang lebih lama.
4. Cukupi Kebutuhan Air
Minum air yang cukup sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh dan membantu mengontrol nafsu makan. Rekomendasi umumnya adalah 30-40 ml air per kg berat badan per hari.
5. Tetap Aktif Bergerak
Tidak perlu langsung memaksakan diri dengan melakukan olahraga berat, cukup aktif bergerak setiap hari dengan berjalan kaku, berkebun, atau sekedar mengindari gaya hidup "mager" dapat membantu kamu membakar kalori dan memperbaiki sirkulasi hormon dalam tubuh.
Dengan menerapkan tips di atas, kamu tidak hanya dapat mencegah penumpukan berat badan setelah Lebaran, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.