Bagi yang berasal dari Semarang atau wilayah Jawa Tengah utara, jalur tengah melalui Magelang layak dipertimbangkan.
Dari Semarang, Anda bisa menuju Ungaran, kemudian Salatiga, dan lanjut ke Magelang sebelum tiba di Yogyakarta.
Rute ini relatif sepi dan melewati kawasan dataran tinggi dengan udara sejuk. Selain menghindari kemacetan, Anda juga bisa singgah di destinasi wisata seperti Candi Borobudur atau Dataran Tinggi Dieng jika memiliki waktu luang.
Baca Juga: Penerapan One Way Saat Mudik Lebaran 2025 Berlaku Mulai 27 Maret

Jalur Timur via Surabaya-Madiun-Wonogiri
Untuk pemudik dari Surabaya atau Jawa Timur, jalur timur via Madiun dan Wonogiri bisa menjadi alternatif andal.
Dari Surabaya, arahkan kendaraan ke Madiun, lalu lanjutkan perjalanan melalui Ponorogo dan Wonogiri sebelum masuk ke Yogyakarta.
Rute ini cenderung lebih cepat karena minimnya titik padat seperti di jalur Pantura. Selain itu, Anda bisa menikmati suasana pedesaan Jawa Timur yang asri.
Baca Juga: H-8 Lebaran, Terminal Kalideres Dipadati Pemudik
Tips Memilih Jalur Alternatif ke Yogyakarta
Sebelum memutuskan rute perjalanan, pastikan untuk memeriksa kondisi kendaraan dan memperkirakan waktu tempuh.
Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kepadatan lalu lintas secara real-time.
Jika memilih jalur selatan atau tengah, siapkan fisik karena medan jalan mungkin lebih berliku. Hindari bepergian pada malam hari jika tidak terbiasa dengan kondisi jalan alternatif.
Memilih jalur alternatif ke Yogyakarta tidak hanya membantu menghindari kemacetan di jalur Pantura, tetapi juga membuka peluang untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya Jawa yang tersembunyi.