POSKOTA.CO.ID - Setiap tahunnya, program bantuan sosial dari pemerintah seperti BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan) menjadi penopang ekonomi bagi jutaan keluarga di Indonesia.
Salah satu fase yang paling dinanti adalah pencairan bantuan tahap kedua, yang biasanya dialokasikan untuk bulan April, Mei, dan Juni. Namun, meskipun saat ini telah memasuki bulan April 2025, proses pencairan tersebut belum juga dimulai.
Lantas, apa yang menyebabkan penundaan ini? Apakah dana bantuan tahap kedua akan cair dalam waktu dekat? Artikel ini akan mengulas seluruh fakta dan dinamika yang terjadi, serta memberikan prediksi realistis berdasarkan perkembangan terkini.
Baca Juga: Pelaku Penganiaya Satpam di Bekasi Kabur ke Pontianak
Status Terbaru Pencairan BPNT & PKH Tahap 2 Tahun 2025
Pada dasarnya, pencairan bantuan tahap 2 biasanya dijadwalkan mulai awal April. Namun, hingga minggu pertama bulan ini, belum ada tanda-tanda dimulainya proses pencairan secara nasional.
Hal ini bukan tanpa alasan. Keterlambatan ini berkaitan langsung dengan proses verifikasi data yang masih berjalan, yaitu survei DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) yang sedang dilakukan oleh pihak terkait.
Survei ini penting untuk memastikan bahwa data KPM benar-benar akurat dan valid sebelum dana disalurkan.
Mengapa Survei DTSEN Penting dalam Penyaluran Bantuan Sosial
Survei DTSEN adalah bagian dari strategi reformasi bantuan sosial nasional. Tujuannya adalah memperbarui data penerima manfaat agar tepat sasaran, menghindari duplikasi data, dan memastikan integritas program.
Tanpa selesainya survei ini, penyaluran dana akan berisiko salah sasaran atau menyalahi ketentuan. Oleh karena itu, pihak Kemensos tidak dapat memulai pencairan tahap 2 sebelum survei ini tuntas.
Apa Kabar Pencairan BPNT & PKH Susulan Tahap 1?
Di tengah proses validasi untuk tahap 2, ternyata masih ada sebagian KPM yang belum menerima pencairan BPNT dan PKH tahap 1 (periode Januari–Maret). Ini terjadi karena adanya kendala teknis dalam data, seperti:
- Nomor rekening bermasalah
- Data tidak sinkron di sistem Kemensos
- Proses input data yang terlambat dari daerah
Untuk kasus seperti ini, pencairan susulan tetap dilakukan. Namun, waktu pencairannya bersifat fleksibel tergantung kapan data selesai diperbaiki dan divalidasi.