Baca Juga: 8 Makanan Khas Lebaran yang Wajib Dicoba dari Berbagai Penjuru Nusantara
"Arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada tanggal 5-6 April. Oleh karena itu, pihaknya akan menerapkan berbagai skema mulai dari Contraflow hingga Oneway," kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho seperti dikutip dari akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, pada Sabtu, 5 April 2025.
Jam Rawan Macet yang Perlu Dihindari
Berdasarkan unggahan di akun Instagram @korlantaspolri.ntmc, ada empat gerbang tol utama yang jadi puncak arus mudik dan balik.
- Gerbang Tol Cikampek Utama
- Gerbang Tol Ciawi
- Gerbang Tol Cikupa
- Gerbang Tol Kalihurip Utama
Sementara itu, jam rawan kemacetan yang menjadi favorit para pemudik diprediksi terjadi pada pukul 18.00 hingga 00.00 WIB.
Para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta pun diimbau untuk menghindari tentang waktu tersebut jika melalui empat gerbang tol yang telah disebutkan di atas.
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas
Ada sejumlah rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Korlantas Polri untuk mengatasi kepadatan kendaraan saat puncak arus balik lebaran 2025 di tol Trans Jawa.
1. Contraflow
Pada masa arus balik, Sistem Contraflow akan diterapkan mulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.
Ada dua periode penerapan sistem Contraflow. Periode pertama berlangsung pada Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00.
Sementara, periode kedua berlaku mulai Senin, 31 Maret 2025 pukul 13.00 - 18.00 WIB. Lalu berlanjut pada Selasa, 1 April 2025 pukul 11.00 - 18.00 WIB.
2. One Way
Korlantas Polri memberlakukan skema One Way dari Tol Semarang-Batang KM 414 hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 70 mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Sebagai catatan, skema Contraflow dan One Way bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian.