Heboh Tagihan Listrik Melonjak Usai Diskon Berakhir, Ini Kemungkinan Penyebabnya!

Sabtu 05 Apr 2025, 13:34 WIB
Tagihan listrik melonjak drastis setelah diskon 50 persen berakhir. (Sumber: Pinterest)

Tagihan listrik melonjak drastis setelah diskon 50 persen berakhir. (Sumber: Pinterest)

Namun, karena program diskon telah berakhir, efek langsung pun mulai dirasakan masyarakat luas.

Penyesuaian tarif listrik ini didasarkan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, yang menyebutkan bahwa tarif pelanggan nonsubsidi akan disesuaikan setiap tiga bulan.

Tarif listrik untuk bulan April 2025 sendiri dihitung berdasarkan data ekonomi makro dari bulan November 2024 hingga Januari 2025.

Dalam praktiknya, meskipun tarif tidak naik, pencabutan diskon jelas memberi dampak besar pada jumlah tagihan yang diterima pelanggan.

Baca Juga: PLN Imbau Pelanggan Bayar Listrik di Awal Waktu agar Nyaman Selama Ramadhan

Faktor Lain Penyebab Tagihan Listrik Naik

Di luar kebijakan tarif dan diskon, ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi kenaikan tagihan listrik. Berikut ini beberapa kemungkinan penyebabnya.

1. Kenaikan Tarif Dasar untuk Golongan Tertentu

Meskipun tarif untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak berubah, penyesuaian bisa terjadi pada golongan lainnya atau pada parameter lain yang berdampak jangka panjang.

2. Perubahan Perilaku Pemakaian Listrik

Selama Ramadan, kegiatan di rumah cenderung meningkat, seperti memasak lebih sering, menyalakan lampu lebih lama, atau penggunaan AC dan kipas angin secara intensif.

3. Penggunaan Peralatan Listrik yang Tidak Efisien

Peralatan elektronik lama atau kurang hemat energi menyerap lebih banyak daya listrik. Misalnya, kulkas lama atau televisi tabung bisa jadi penyedot energi besar tanpa disadari.

4. Tagihan Menumpuk dari Bulan Sebelumnya

Jika sebelumnya ada tunggakan atau pembayaran hanya sebagian, maka sisa tagihan akan dibebankan ke bulan berikutnya, menyebabkan tagihan terlihat membengkak.

5. Kesalahan Pembacaan Meter atau Sistem Estimasi

Dalam beberapa kasus, PLN tidak dapat membaca meteran karena akses yang terbatas. Maka, tagihan akan menggunakan sistem estimasi yang bisa lebih tinggi dari penggunaan riil.

6. Kabel Rusak atau Korsleting Listrik di Rumah

Kabel yang rusak bisa menyebabkan arus pendek atau pemborosan energi tanpa disadari. Ini adalah penyebab tersembunyi yang jarang diperiksa oleh penghuni rumah.

7. Pemakaian Listrik Meningkat karena Jumlah Penghuni

Berita Terkait

News Update