POSKOTA.CO.ID - Simak di sini bagaimana cara dalam kenali modus penipuan yang muncul di Google Maps. Mari jauhi kejahatan siber yang merajalela.
Google sudah menghapus lebih dari 10 ribu akun Google Maps karena pemiliknya adalah bisnis palsu sampai akun yang diretas.
Hal ini berawal dari laporan bisnis di Texas, Amerika Serikat yang menyebutkan adanya akun yang menyamar sebagai mereka di Maps. Kemudian Google melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk layanan petanya.
Baca Juga: Rahasia Bikin HP Android Makin Canggih! Sudah Coba?
Kebanyakan modus penipuannya berada dalam layanan yang disebut 'vertikal paksa', yaitu muncul ketika dibutuhkan orang dalam keadaan mendesak, misal bisnis jasa tukang kunci atau perusahaan derek.
Lebih parahnya, para penipu menggandeng agen dan menggunakan media sosial untuk menyempurnakan kejahatannya. Hal ini untuk meningkatkan jangkauan bisnis palsunya.
Taktik yang mereka gunakan adalah menghadirkan daftar palsu saat pengguna mencari layanan di daerah tertentu.
Baca Juga: Syaratnya Mudah, Begini Cara Upgrade Akun DANA Premium
Ketika menelepon perusahaan, panggilan akan dicegat. Lalu pengguna akan berbicara dengan para penipu dan meminta harga yang jauh lebih mahal.
Cara Cegah Modus Penipuan di Google Maps
- Periksa keaslian informasi yang didapatkan jika mendapati hal yang janggal. Cek URL yang tercantum di Google Maps dan nomor telepon untuk memastikan milik perusahaan yang diiklankan itu.
- Pengguna patut curiga jika mereka meminta informasi pribadi dan meminta bayaran dengan cara tidak biasa.
Baca Juga: 5 Tips Mengatasi HP Xiaomi atau Poco yang Cepat Panas dan Lag Tanpa Alat Tambahan
Maka dari itu, harus berhati-hati selalu untuk tetap mengecek apakah benar lokasi yang dituju bisnis atau perusahaan asli atau palsu.