Cair Lagi! Bantuan Saldo Dana Bansos PIP Rp225.000 Hingga Rp900.000 Sudah Masuk Rekening BRI dan BNI

Sabtu 05 Apr 2025, 12:05 WIB
Bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak sekolah Rp225 ribu hingga Rp900 ribu cair lewat BRI & BNI. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun/Edited Dadan)

Bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak sekolah Rp225 ribu hingga Rp900 ribu cair lewat BRI & BNI. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun/Edited Dadan)

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah kembali menujukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pencairan bantuan subsisi saldo dana bantuan sosial untuk anak sekolah yang menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu.

Bantuan subsisi saldo dana bansos ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya menjalang tahun ajaran baru 2025/2026.

Melalui program bansos pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan dukungan dari Kementrian Sosial (Kemensos), ribuan anak sekolah dari jenjang SD hingga SMA mendapatkan bantuan tunai yang dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah.

Tidak hanya itu, pemerintah juga meluncurkan program terobosan terbaru bernama Sekolah Rakyat yang akan dibuka di 53 wilayah di Indonesia guna menjangkau anak-anak dari keluarga miskin yang belum tersentuh pendidikan formal.

Melansir dari kanal YouTube Naura Vlog, berikut Poskota berikan rangkuman terkait besaran bantuan dan cara mencairan subsidi saldo dana bansos PIP melalui bank penyalur seperti BRI dan BNI.

Baca Juga: Jadwal serta Besaran Pencairan Dana Bansos PKH Tahun 2025, Simak Selengkapnya di Sini!

Penyalruan Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar (PIP)

Pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos) mulai mencairkan bantuan pendidikan komponen anak sekolah secara merata.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk dana tunai dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp225.000, Rp700.000 hingga Rp900.000. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Bantuan ini merupakan bagian dari bansos PIP yang menyasar pelajar SD, SMP, SMA, termasuk anak-anak dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pencairan sudah berlangsung sejak H+4 Lebaran 2025, dan dapat dicairkan melalui Bank BRI dan BNI.

Baca Juga: SELAMAT NIK e-KTP Atas Kepemilikan Nama Kamu Sudah Bisa Tarik BPNT Tahap 1 2025! Saldo Dana Bansos Rp600.000 Cair via Rekening BSI, Lekas Ambil Sekarang!

Nominal Bantuan Berdasarkan Jenjang Pendidikan

  • SD/sederajat: Rp225.000
  • SMP/sederajat: Rp375.000–Rp700.000
  • SMA/sederajat: Rp900.000

Meski jumlah yang diterima bisa bervariasi tergantung wilayah dan potongan administrasi, bantuan ini tetap menjadi angin segar bagi keluarga yang tengah mempersiapkan kebutuhan sekolah anak-anaknya.

Penerima dapat mengecek status pencairan melalui laman resmi pip.dikdasmen.go.id. Jika status menunjukkan dana telah ditransfer, KPM bisa langsung mencairkannya di bank penyalur.

Selain bansos PIP, sebanyak 53 wilayah di Indonesia juga akan menerima bantuan istimewa dari pemerintah dalam bentuk Sekolah Rakyat.

Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin yang kesulitan mengakses pendidikan. Sekolah ini berbentuk asrama dan akan memberikan fasilitas gratis mencakup:

  • Seragam sekolah
  • Buku dan LKS
  • Tas dan sepatu
  • Makan dan tempat tinggal

Program Sekolah Rakyat ini akan resmi dimulai pada Juli 2025, dan sudah mendapat persetujuan langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Calon peserta akan diseleksi berdasarkan data sosial ekonomi terbaru dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Verifikasi dan Validasi Penerima Bansos PKH Tahap 2

Di sisi lain, Kemensos juga mengumumkan bahwa bantuan sosial PKH tahap 2 akan mulai proses verifikasi dan validasi mulai tanggal 7 April 2025.

Data penerima akan disaring melalui sistem baru DTSEN, menggantikan sistem Data Terpadu Kesehjateraan Sosial (DTKS) sebelumnya.

Penerima yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2 (kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah) berpeluang besar untuk menerima bantuan.

Namun, pemilik aset produktif seperti lahan luas, kendaraan bermotor, hingga pelanggan listrik di atas 2.200 VA, atau penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemungkinan tidak lagi memenuhi syarat menerima bantuan.

Dengan semakin meratanya pencairan bantuan dan hadirnya program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat menekan angka putus sekolah dan memperkuat akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

Guna mengetahui informasi lebih lanjut mengenai status pencairan dan penerimaan sejumlah program bantuan sosial pemerintah lainnya, KPM dapat mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id ataupun aplikasi Cek Bansos Kemensos.

DISCLAIMER: Anda penerima bansos dalam artikel ini bukanlah seluruh pembaca poskota.co.id, melainkan masyarakat yang masuk ke dalam DTKS atau DTSEN sebagai penerima bansos dan memenuhi syarat serta kriteria sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Berita Terkait

News Update