POSKOTA.CO.ID - Pemerintah kembali menujukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pencairan bantuan subsisi saldo dana bantuan sosial untuk anak sekolah yang menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu.
Bantuan subsisi saldo dana bansos ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya menjalang tahun ajaran baru 2025/2026.
Melalui program bansos pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan dukungan dari Kementrian Sosial (Kemensos), ribuan anak sekolah dari jenjang SD hingga SMA mendapatkan bantuan tunai yang dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah.
Tidak hanya itu, pemerintah juga meluncurkan program terobosan terbaru bernama Sekolah Rakyat yang akan dibuka di 53 wilayah di Indonesia guna menjangkau anak-anak dari keluarga miskin yang belum tersentuh pendidikan formal.
Melansir dari kanal YouTube Naura Vlog, berikut Poskota berikan rangkuman terkait besaran bantuan dan cara mencairan subsidi saldo dana bansos PIP melalui bank penyalur seperti BRI dan BNI.
Baca Juga: Jadwal serta Besaran Pencairan Dana Bansos PKH Tahun 2025, Simak Selengkapnya di Sini!
Penyalruan Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar (PIP)
Pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos) mulai mencairkan bantuan pendidikan komponen anak sekolah secara merata.
Bantuan ini diberikan dalam bentuk dana tunai dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp225.000, Rp700.000 hingga Rp900.000. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru.
Bantuan ini merupakan bagian dari bansos PIP yang menyasar pelajar SD, SMP, SMA, termasuk anak-anak dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pencairan sudah berlangsung sejak H+4 Lebaran 2025, dan dapat dicairkan melalui Bank BRI dan BNI.
Nominal Bantuan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
- SD/sederajat: Rp225.000
- SMP/sederajat: Rp375.000–Rp700.000
- SMA/sederajat: Rp900.000
Meski jumlah yang diterima bisa bervariasi tergantung wilayah dan potongan administrasi, bantuan ini tetap menjadi angin segar bagi keluarga yang tengah mempersiapkan kebutuhan sekolah anak-anaknya.