POSKOTA.CO.ID - Meme bertajuk 'kesenggol toples kue sagu' tiba-tiba saja berseliweran di berbagai platform dan mengundang gelak tawa netizen dari berbagai latar belakang.
Tapi, tahukah kamu dari mana sebenarnya asal-usul lelucon absurd ini?
Meme ini bukan sekadar gurauan receh, melainkan potongan cerita yang penuh nuansa komedi situasional, menggambarkan momen kikuk yang sering kali dialami banyak orang saat berkumpul dengan keluarga besar.
Kisahnya mulai ramai diperbincangkan usai unggahan dari akun X (dulu Twitter) bernama @_devalo yang menuliskan potongan dialog khas Lebaran dengan bumbu kejutan di akhir cerita.
Unggahan tersebut menampilkan adegan yang tampaknya biasa, percakapan antara seorang wanita muda dan tantenya yang menanyakan soal anak.
“Yaampun kapan punya anak?”
“Sekarang, tante.”
“Seketika kami... di hadapan keluarga besar, di atas karpet dan sempat kesenggol kue sagu yang gak laku.”
Tak tanggung-tanggung, warganet pun mulai menyematkan berbagai tafsiran lucu, bahkan satir, pada kejadian tersebut.
Tak berhenti sampai di sana, narasi ini lalu mengalami transformasi besar-besaran setelah masuk ke tangan para kreator konten humor di Facebook dan Instagram.
Salah satu akun komik yang paling aktif menanggapi fenomena ini adalah Komik Rereverse.
Akun ini menambahkan bumbu cerita yang lebih liar dan tak terduga, seperti versi balas dendam dari si kue sagu yang merasa diabaikan selama perayaan Lebaran.
Cerita-cerita tambahan inilah yang justru membuat meme ini meluas.
Dengan imajinasi liar warganet, kisah "kesenggol toples kue sagu" berkembang menjadi narasi mini-drama yang seolah-olah mewakili momen kebersamaan keluarga yang kaku saat Lebaran.
Tak sedikit warganet yang kemudian turut membuat versi mereka sendiri, baik dalam bentuk ilustrasi, meme bergambar, hingga video sketsa singkat yang menggambarkan berbagai versi insiden toples kue sagu yang kesenggol.
Bahkan ada yang menyebut ini sebagai bentuk “kue sagu renaissance,” mengingat sebelumnya kudapan ini jarang jadi bahan pembicaraan utama.