Salah satu hal yang langsung mencolok adalah penampilan Kluivert. Berbeda dengan Shin Tae-yong yang selama lima tahun melatih Timnas Indonesia tak pernah mengenakan jas, Kluivert justru konsisten tampil dengan setelan formal.
Uniknya, Shin Tae-yong justru kerap memakai jas saat melatih Korea Selatan sebelumnya. Sementara Kluivert, meski harus berhadapan dengan cuaca tropis Jakarta yang terik, tetap mempertahankan gaya berjasnya.
Bahkan, dalam laga melawan Bahrain, kamera sempat menangkap ekspresinya yang kepanasan. Namun, ia baru melepas jasnya saat memasuki babak kedua.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U17 Usai Kalahkan Korea Selatan di Laga Pembuka Grup C Piala Asia U17
Perubahan Taktik dan Harapan ke Depan
Selain gaya berpakaian, Kluivert juga mulai membawa perubahan dalam permainan Timnas Indonesia. Meski masih dalam tahap adaptasi, kemenangan atas Bahrain menunjukkan potensi positif.
Fans Garuda berharap, di bawah asuhannya, tim bisa terus menunjukkan perkembangan dan memperbesar peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
Dengan dua laga awal yang penuh dinamika, perjalanan Kluivert bersama Timnas Indonesia patut dinantikan.
Apakah jasnya akan tetap menjadi ciri khas, atau justru cuaca panas Indonesia yang akan memaksanya beradaptasi? Yang pasti, sosoknya telah membawa angin segar dan harapan baru bagi sepak bola Indonesia.