POSKOTA.CO.ID – Menjelang pencairan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), banyak orang tua dan siswa di kelas akhir mengalami kebingungan karena saat melakukan pengecekan data, muncul keterangan “data tidak ditemukan” atau “siswa bukan penerima PIP.”
Banyak keluhan dari orang tua maupun siswa yang sebelumnya sudah menerima bantuan PIP, namun ketika kembali mengecek status pencairan, tiba-tiba muncul keterangan “data tidak ditemukan.”
Hal ini banyak dialami siswa di jenjang kelas akhir seperti kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK
Faktanya, kondisi ini tidak serta-merta menandakan bahwa siswa tersebut dicoret dari daftar penerima bantuan, menurut keterangan dari kanal YouTube Gue Rahman.
Baca Juga: Masih Cair! Saldo Dana Rp400.000 Bansos Atensi Yapi, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Syarat Ribet

Cara Mengecek Status Penerima PIP
Bagi yang ingin memastikan status penerima PIP, berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi https://pip.dikdasmen.go.id/
- Pilih menu “Cari Penerima PIP”
- Masukkan data NISN, NIK, dan hasil perhitungan keamanan
- Klik tombol “Cari” untuk melihat status penerima
- Hasil pencarian biasanya akan menampilkan dua kemungkinan:
- Data muncul lengkap jika masih terdaftar
- Data tidak ditemukan jika sistem belum menampilkan ditanya
Baca Juga: Siap-Siap! Inilah 6 Bansos yang Siap Kembali Disalurkan Pemerintah setelah Lebaran 2025
Penyebab Data Tidak Muncul di Situs PIP
Munculnya keterangan “data tidak ditemukan” umumnya disebabkan oleh pembaruan sistem data menjelang pencairan.
Dalam masa transisi ini, laman pengecekan bisa saja belum menampilkan data siswa, meskipun sebenarnya mereka tetap terdaftar. Jadi, ini bukan berarti siswa batal menerima PIP.
Pencairan PIP untuk kelas akhir (kelas 6 SD, 9 SMP, dan 12 SMA/SMK) dijadwalkan akan dimulai paling cepat tanggal 10 April 2025. Maka dari itu, siswa dan orang tua diminta untuk:
- Tetap tenang dan tidak panik
- Terus pantau informasi dari sekolah
- Cek secara berkala di laman resmi PIP
- Pastikan data NISN dan NIK dimasukkan dengan benar