POSKOTA.CO.ID - Arema FC bakal menjamu Madura United di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada pekan 28 Liga 1 2024-25?
Pasca renovasinya rampung, Stadion Kanjuruhan sudah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, pada tanggal 17 Maret 2025, lalu.
Setelah diresmikan, pengelolaan stadion tersebut sudah diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Selanjutnya, pihak Pemkab Malang pun sudah memberikan izin untuk Arema FC menggunakan Stadion Kanjuruhan, dalam melakoni laga kandang.
Baca Juga: PSM Makassar Panaskan Mesin Jelang Lawan CAHN FC Tanpa Bernardo Tavares
Lawan Madura United di Kanjuruhan?
Dengan kata lain, Stadion Kanjuruhan sudah bisa kembali digunakan Arema FC, di tujuh pertandingan sisa musim ini.
Terdekat, skuad Singo Edan bakal melakoni laga kandang di pekan 28 Liga 1 2024-25, dengan menjamu Madura United.
Pertandingan tersebut bakal digelar pada pertengahan bulan April 2025, tepatnya tanggal 13 mendatang.
Baca Juga: Regulasi Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kapan Digelar?
Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah Arema FC sudah bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan saat menjamu Madura United?
Manager Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid menilai jika laga kandang lawan Madura United sangat memungkinkan digelar di Stadion Kanjuruhan.
“Kami ingin secepatnya, kalau memang memungkinkan, saat lawan Madura United kami sudah main di Stadion Kanjuruhan,” kata Munif beberapa waktu lalu.
Kendati demikian, saat ini pihaknya masih menunggu proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU), demi bisa kembali menggunakan stadion berkapasitas 21 ribu penonton tersebut.
Munif pun berharap agar nota kesepahaman tersebut bisa segera ditandatangani, agar Stadion Kanjuruhan bisa digunakan kembali secepatnya.
“Kami akan mengikuti prosedur dari pemegang izin. Selain itu, prosedur lainnya, seperti sertifikasi yang harus dilengkapi, perizinan,” ungkapnya.
“Yang lebih penting lagi MoU antara dua pihak, yakni Arema FC dan Pemkab atau Dispora Kabupaten Malang. Jadi, masih harus koordinasi lebih lanjut," jelasnya.