Suasana di stasiun kereta cepat Whoosh saat musim libur Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025. (Sumber: Foto/PT KCIC)

Nasional

Penumpang Kereta Whoosh Diperkirakan Terus Meningkat Jelang Akhir Libur Lebaran 2025

Kamis 03 Apr 2025, 14:50 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) terus mencatat lonjakan jumlah penumpang Whoosh selama periode libur Idul Fitri 1446 hijriah atau Lebaran 2025.

Hingga Rabu, 2 April 2025, total penumpang di masa libur lebaran mencapai 240 ribu penumpang. Jumlah tertinggi sementara dalam satu hari terjadi pada Rabu, 2 April 2025, dengan total sebanyak 21 ribu penumpang.

"Pada hari tersebut, 11 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Halim, sementara 10 ribu lainnya dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar," ujar Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, dalam keterangannya kepada Poskota, Kamis, 3 April 2025.

Eva menjelaskan, untuk keberangkatan Kamis, 3 April 2025, tiket yang telah terjual mencapai 15 ribu tiket. KCIC memproyeksikan jumlah penumpang hari ini akan kembali menyentuh angka 21 ribu atau lebih seiring penjualan yang masih terus berlangsung secara online dan offline hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.

Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2025 dengan Kereta Api Lancar, Kebijakan WFA Dinilai Efektif

"KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, dengan potensi puncak volume penumpang mencapai 24 ribu per hari menjelang berakhirnya cuti bersama,” kata Eva.

Menurut Eva, sebanyak 75 persen penumpang dari Halim turun di Stasiun Padalarang. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung menggunakan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau berbagai pilihan intermoda yang tersedia.

Hal tersebut menunjukkan minat masyarakat yang tinggi untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran.

Selain itu, kata Eva, untuk kenyamanan pelanggan, KCIC memberikan fleksibilitas dalam perubahan jadwal dan pembatalan tiket di masa libur lebaran kali secara online.

Baca Juga: Sambut Idul Fitri, PLN Berangkatkan 6.750 Pemudik Kereta Api

Fitur pembatalan dan perubahan online tersebut khusus untuk transasksi menggunakan Aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id.

Pembatalan tiket, kata Eva, dapat dilakukan secara online maupun offline maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana dalam maksimal 1x24 jam sebesar 75 persen dari bea tiket.

Sedangkan perubahan jadwal secara online bisa dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan, sedangkan secara offline dapat dilakukan hingga 15 menit setelah keberangkatan di loket stasiun.

Perubahan jadwal yang pertama kali dilakukan tidak dikenakan biaya, dengan syarat tarif jadwal baru sama atau lebih rendah dari tiket sebelumnya. Adapun untuk perubahan jadwal ke dua dan seterusnya akan dilakukan pengembalian dana maksimal 1x24 jam sebesar 75 persen dari bea tiket awal.

"Kami mengimbau seluruh penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih jadwal yang sesuai, dan tiba di stasiun lebih awal. Dengan layanan yang cepat, modern, dan terintegrasi, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama libur Lebaran ini," tutur Eva.

Tags:
libur Lebaran 2025kereta cepat Whooshkereta Whooshkereta cepat

Ali Mansur

Reporter

Umar Mukhtar

Editor