POSKOTA.CO.ID - Berikut mekanisme pelaksanaan putaran keempat kualifikasi Zona Asia yang menjadi jalur alternatif lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia, berpotensi lanjut ke putaran keempat kualifikasi Zona Asia, meski peluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 belum tertutup.
Sejumlah pihak menilai, bertarung di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia lebih besar peluangnya bagi Timnas Indonesia karena Australia sudah di atas angin lolos otomatis.
Lalu seperti apa mekanisme pelaksanaan putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dan berapa tiket lolos yang diperebutkan?
Putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melibatkan enam tim yang merupakan peringkat 3-4 di Grup A, B dan C pada ronde ketiga.
Enam negara yang lolos ke putaran keempat dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing dihuni tiga tim.
Setiap tim akan saling berhadapan di tiap grupnya, dan memainkan dua pertandingan di putaran keempat.
Juara masing-masing grup di putaran keempat zona Asia lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Sedangkan tim peringkat dua atau runner-up dari masing-masing grup diadu dengan format home and away.
Pemenang dari laga play off jadi wakil Asia untuk memperebutkan dua tiket lolos di babak play off antar-konfederasi.
Kapan Putaran 4 Kualifikasi Zona Asia Digelar?
Putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia rencananya akan digelar pada bulan Oktober 2025 di tempat netral.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bisa Bikin Branko Ivankovic Dipecat dari Kursi Pelatih China
Artinya lokasi pelaksanaan pertandingan putaran keempat baru ditentukan jika enam negara yang tampil sudah dipastikan.
Sementara pertandingan play off runner up grup putaran keempat, leg pertamanya digelar pada 13 November dan leg kedua pada 18 November 2025.
Pemenang play off putaran empat kemudian bertarung di play off antar-konfederasi pada bulan Maret 2026.
Play off antar-konfederasi melibatkan enam negara yakni pemenang play off putaran keempat zona Asia.
Lalu, pemenang play off putaran kedua zona Afrika, dua tim runner up grup putaran ketiga zona CONCACAF.
Kemudian, negara peringkat ketujuh zona CONMEBOL dan runner up putaran ketiga zona Oseania yakni Kaledonia Baru.