POSKOTA.CO.ID - Tidak semua pertandingan sepak bola antar Timnas (tim nasional) di seluruh dunia merupakan agenda resmi dari FIFA.
Sebagai contohnya bahkan turnamen Piala AFF yang sering diikuti Timnas Indonesia, pada awalnya tidak masuk agenda atau tidak diakui FIFA.
Namun pada tahun 2016, prestise Piala AFF berhasil naik kelas seiring jumlah audiens layar kaca dan penonton di stadion mengalami peningkatan.
Hal ini jadi pertimbangan FIFA yang sebelumnya hanya memasukan Piala AFF sebagai pertandingan persahabatan biasa.
Baca Juga: Daftar Pemain Asing Liga 1 Indonesia yang Dipanggil Timnas Negaranya untuk FIFA Matchday Maret 2025
Piala AFF akhirnya diakui oleh FIFA sebagai turnamen kategori A sehingga poin yang didapat negara-negara peserta bisa dimasukan ke ranking FIFA.
Akan tetapi, meski Piala AFF berubah status dari pertandingan persahabatan biasa ke kategori A, dari segi poin untuk peringkat FIFA tak ada perubahan.
Cara Hitung Poin FIFA
Dalam perhitungan poin FIFA, laga persahabatan masuk kategori berbobot kecil.
Berbeda dengan pertandingan yang punya bobot poin besar seperti Piala Dunia (4,0 poin), turnamen konfederasi (3,0), dan kualifikasi Piala Dunia atau kualifikasi piala konfederasi (2,5).
Nah, untuk penghitungan poinnya sendiri, FIFA memiliki rumus yang cukup rumit karena ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan seperti di atas.
Poin dihitung dengan menggunakan formula yang mengacu pada empat faktor, yaitu pertandingan (M), pentingnya pertandingan (I), kekuatan lawan (T), dan kekuatan konfederasi atau nilai koefisien konfederasi (C).