POSKOTA.CO.ID - Seperti yang sudah diketahui khalayak ramai, trofi Piala Dunia sempat mengalami pergantian di dalam perjalanannya.
Semula, juara turnamen Piala Dunia dihadiahi trofi yang bernama Jules Rimet, yang mana nama tersebut disusaikan dengan nama penggagas kejuaraan ini.
Namun dalam perjalannnya, trofi Jules Rimet pernah digondol maling, bahkan sialnya trofi ini dua kali sempat dicuri.
Pencurian pertama berhasil kembali ditemukan berkat bantuan seekor anjing, namun pencurian ke dua kali benar-benar menghilangkan trofi itu untuk selamanya.
Alasan Trofi Piala Dunia Diganti
Melansir dari situs Britanica, trofi Jules Rimet dicuri dari lemari kaca Federasi Sepakbola Brasil oleh empat orang tak bertanggung jawab.
Trofi tersebut kemudian dilelehkan menjadi emas batangan oleh pedangan emas asal Argentina.
Meski trofi Jules Rimet lebih kecil dari trofi Piala Dunia yang kita kenal sekarang, tapi trofi Jules rimet pun dibuat dengan emas murni.
Trofi Jules Rimet yang dibuat dari pelat perak hanya memiliki ukuran sebesar 35 sentimeter dan mempunyai bobot 3,8 kilogram.
Namun yang sering salah diartikan, pergantian trofi Jules Rimet bukan karena trofi itu hilang, karena pergantian trofi sudah terjadi di Piala Dunia 1974, sementara trofi Jules Rimet hilang pada tahun 1983.
FIFA mengganti trofi untuk Piala Dunia karena trofi Jules Rimet telah diberikan secara permanen kepada Timnas Brazil sebagai negara pertama yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali.
Baca Juga: Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Atas dasar itulah FIFA kemudian berinisiatif mengganti trofi Jules Rimet dengan trofi baru di Piala Dunia 1974.
Trofi Piala Dunia yang kita kenal sekarang merupakan hasil syembara yang dimenangkan seniman asal Italia, Silvio Gazzaniga.