Raymond Domenech saat masih menjadi pelatih Timnas Prancis. (Sumber: Instagram/@confrencia_pt)

OLAHRAGA

5 Pemain Top yang Pernah Diusir dari Timnas Negaranya Saat Turnamen Piala Dunia Sedang Berlangsung

Kamis 03 Apr 2025, 17:17 WIB

POSKOTA.CO.ID - Menjadi salah satu bagian skuad Timnas di turnamen sekelas Piala Dunia tentu sangat menjadi kebanggan bagi setiap pemain sepak bola.

Piala Dunia menjadi ajang yang pas bagi setiap pemain menunjukkan kebolehannya, terlebih berjuang bagi negara adalah sesuatu yang sakral.

Sayangnya, alih-alih menjadi pahlawan Timnas, beberapa pemain justru pernah terlibat kisruh dalam timnya sendiri di tengah turnamen Piala Dunia.

Mereka bahkan dianggap toxic yang membuat suasana tim menjadi tidak kondusif dan tentu saja akan mengganggu fokus keseluruhan tim di Piala Dunia.

Baca Juga: Timnas Indonesia Akan Terus Berjuang untuk Lolos ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert: Akan Cari Jalan Lain

5 Pemain yang Bermasalah dengan Timnasnya

Berikut ini adalah 5 pemain top yang secara ironis pernah diusir atau dipulangkan paksa oleh Timnasnya setelah melakukan aksi tak menyenangkan saat turnamen Piala Dunia tengah berlangsung.

1. Nicolas Anelka

Sebagai tim unggulan, start Timnas Perancis di Piala Dunia 2010 sangatlah buruk dengan gagal di dua laga awal (imbang lawan Uruguay dan kalah dari Meksiko).

Akar masalah bermula dari kekalahan lawan Meksiko saat Anelka dianggap bermain sangat buruk hingga ditarik keluar usai babak pertama.

Kesal dengan performa Anelka, Reymond Domenech pelatih Timnas Perancis saat itu mengkritik habis sang pemain.

Alih-alih menerima kritikan tersebut, Anelka malah mengeluarkan kata-kata balasan yang tidak pantas untuk Domenech.

Kisruh tersebut berimbas pada suasana tim yang menjadi tak kondusif, beberapa pemain mogok latihan untuk persiapan matchday ke-3 fase grup.

Akhirnya, solusi instan yang saat itu diambil adalah mencoret Anelka dari skuad meski akhirnya Tim Ayam Jantan tetap gagal lolos dari fase grup.

2. Nicola Kalinic

Timnas Kroasia boleh cukup mengesankan di Piala Dunia 2018 satelah Vatreni berhasil lolos ke partai final.

Namun, di antara perjalanan itu, ada sedikit konflik yang melibatkan salah satu bintangnya, Nicola Kalinic.

Kalinic yang saat itu bertstatus sebagai pemain AC Milan, terpaksa harus dipulangkan Timnas Kroasia di tengah turnamen.

Penyebabnya, Kalinic dianggap tidak menghargai keputusan pelatih Zlatko Dalic yang saat itu minta sang striker untuk bermain sebagai pemain pengganti di laga melawan Nigeria.

Usut punya usut, Kalinic menolak bermain dengan alasan mengalami cedera punggung.

Padahal sebenarnya, penolakan Kalinic tersebut disinyalir sebagai ekspresi rasa kecewanya karena dari awal turnamen ia tidak percaya jadi pemain inti.

Baca Juga: Optimisme Kevin Diks: Timnas Indonesia Bisa Taklukkan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

3. Zlatko Zahovic

Zlatko Zahovic adalah pemain paling terkenal yang ada di skuad Timnas Slovenia di Piala Dunia 2002.

Insiden bermula saat di laga perdana grup melawan Spanyol, Zahovic ditarik keluar di babak kedua. Tak terima dengan keputusan pelatih, Zahovic mengeluarkan kata-kata kotor yang tak pantas.

4. Stefan Effenberg

Pada Piala Dunia 1994, Timnas Jerman berhadapan lawan Korea Selatan di matchday 3 fase grup.

Der Panzer unggul jauh 3-0 lebih dulu, tapi secara mengejutkan Korsel memberikan perlawanan hingga akhirnya mampu memperkecil ketinggalan jadi 3-2..

Tensi yang memanas dan permainan Effenberg yang dianggap kurang baik membuat dirinya ditarik keluar ditengah pertandingan oleh pelatih Berti Vogts.

Saat Effenberg berlari menuju sisi lapangan, penonton menyorakinya dan secara mengagetkan sang pemain malah memberi balasan dengan mengacungkan jari tengah pada penonton.

Alhasil, tindakan itu akhirnya dengan berbuah sanksi tegas dari Berti Vogts yang mencoret Effenberg dari skuad untuk memulangkannya dari Piala Dunia.

5. Roy Keane

Siapa yang tak kenal dengan temperamental sosok Roy Keane? Sikap buruknya ini pernah menimpa Timnas Republik Irlandia di Piala Dunia 2002.

Dalam persiapan menuju Piala Dunia 2002 Korea Selatan Jepang, Timnas Irlandia memilih sebuah tempat pusat latihan.

Namun, Roy Keane menolak untuk berlatih di tempat tersebut karena menganggap fasilitas latihan disana tidak memadai dan sangat buruk.

Mantan kapten Manchester United ini bahkan menyebut tempat di sana seperti tempat parkir.

Ketika diwawancara, Keane malah menjelekan sang manajer, Mick McCarthy. Sikap tak terpuji sang pemain membuatnya batal disertakan di skuad Irlandia untuk Piala Dunia 2002.

Tags:
TimnasPiala DuniaPrancisRoy Keane

Wildan Apriadi

Reporter

Wildan Apriadi

Editor