POSKOTA.CO.ID – Setelah menyambut hari kemenangan Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amalan ibadah dengan menjalankan puasa Syawal.
Puasa ini termasuk salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar.
Meski sudah merayakan Lebaran, bukan berarti semangat beribadah berakhir begitu saja.
Justru, puasa Syawal menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1446H Jatuh pada 31 Maret 2025
Puasa Syawal dilakukan berapa hari?
Puasa Syawal dilaksanakan selama 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, dilaksanakan pada tanggal 2-7 Syawal.
Namun, puasa Syawal juga bisa dilakukan secara terpisah-pisah selama masih di bulan Syawal.
Baca Juga: Kapan Idul Fitri 2025? Ini Jadwal Perkiraan 1 Syawal Menurut Kemenag dan Muhammadiyah

Niat puasa Syawal berurutan selama 6 hari (dibaca malam hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.