POSKOTA.CO.ID - Masih semangat setelah merayakan Idul Fitri? Jangan sampai semangat ibadahnya ikutan libur panjang ya. Salah satu cara untuk tetap menjaga semangat ibadah adalah dengan melaksanakan puasa.
Salah satu ibadah sunnah yang sayang banget kalau dilewatkan setelah Ramadhan adalah puasa Syawal.
Puasa Syawal ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal. Tapi ingat, puasa tersebut baru boleh dimulai pada tanggal 2 Syawal. Soalnya, hari pertama Syawal itu haram hukumnya buat puasa.
Pada 2025 ini, kalau kita lihat kalender, tanggal 2 Syawal itu jatuh di hari Selasa, 1 April. Kamu pun bisa langsung gaspol ibadah lagi setelah Lebaran.
Baca Juga: Puasa Bisa Bikin Otak Lebih Sehat? Ini Syarat dan Manfaatnya
Kenapa Dianjurkan Puasa Syawal?
Ada satu hal yang perlu kamu dengarkan agar makin termotivasi. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda, kalau seorang Muslim puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, pahalanya itu kayak puasa setahun penuh.
Hal tersebut ibarat nge-cas baterai iman kita biar makin kuat setelah sebulan penuh digeber di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Kapan Puasa Syawal Dilaksanakan dan Bagaimana Niatnya? Simak Informasinya di Sini
Cara Puasa Syawal
Ibadah puasa Syawal tergolong fleksibel. Kamu tak harus puasa enam hari berturut-turut. Kalau memang lagi ada kesibukan atau belum sempat, boleh kok dicicil.
Misalnya, puasa Senin-Kamis, atau selang-seling harinya. Yang penting, enam harinya itu masih di bulan Syawal. Jadi, tak perlu khawatir kalau jadwal lagi padat merayap.
Niat Puasa Syawal
Lantas bagaimana niat puasa Syawal? Niat puasa Syawal tergolong simpel dan tidak ribet. Niat ini memiliki dua versi, yang bisa kamu pilih tergantung kapan kamu niatnya:
1. Niat di Malam Hari (Sebelum Tidur atau Sebelum Subuh):
نَوَيْتُ صِيَامَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَةِ شَوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Syawwali lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."
2. Niat di Siang Hari (Kalau Lupa Niat Semalam):
Bila kamu kelupaan niat di malam hari, kamu masih boleh niat di siang hari, selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Batas waktunya itu sebelum masuk waktu zuhur ya. Ini dia niatnya:
نَوَيْتُ صِيَامَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَةِ شَوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnati Syawwali lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Ta'ala."
Itulah panduan puasa Syawal beserta niatnya. Jangan sampai melewatkan kesempatan emas untuk menambah pahala dengan puasa Syawal.