Kue Lebaran seperti nastar dan kastengel enak tapi tinggi kalori. (Sumber: Pinterest)

GAYA HIDUP

Kue Lebaran Enak tapi Tinggi Kalori, Ini Tips Aman Menikmatinya

Rabu 02 Apr 2025, 13:34 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kue kering Lebaran seperti nastar, kastengel, dan putri salju memang menggoda, tapi hati-hati! Kandungan kalorinya tinggi, bahkan beberapa jenis setara dengan sepiring nasi.

Artikel ini membahas kalori kue Lebaran, dampak kelebihan kalori, dan tips menikmatinya tanpa khawatir berat badan naik.

Kue Lebaran Favorit & Kandungan Kalorinya

Lebaran kurang lengkap tanpa kue kering seperti kastengel, nastar, putri salju, sagu keju, dan lidah kucing. Tapi tahukah kamu?

Baca Juga: Bandung Zoo Larang Botram Saat Libur Lebaran 2025, Ini Alasannya

Kue-kue ini umumnya terbuat dari tepung terigu, mentega, dan gula, sehingga kalorinya cukup tinggi. Berikut perbandingannya:

Fakta Mengejutkan:
3 nastar = 1 piring nasi (204 kalori)
7 putri salju = 1 piring nasi

Jadi, kalau makan kue Lebaran tak terkontrol, bisa-bisa asupan kalori melonjak dalam sekejap!

Bahaya Kelebihan Kalori: Tak Hanya Bikin Gemuk

Selain berat badan naik, kelebihan kalori juga bisa menyebabkan:

Baca Juga: NIK e-KTP Milik Anda Bisa Cairkan Saldo Dana Rp750.000 dari Subsidi Bansos PKH Tahap 1 2025 via Rekening BRI, Cek Selengkapnya!

Tips Nikmati Kue Lebaran Tanpa Khawatir

  1. Batasi Porsi – Misalnya, maksimal 2-3 kue per hari.
  2. Pilih yang Rendah Kalori – Lidah kucing atau sagu keju lebih aman dibanding nastar.
  3. Kombinasi dengan Buah – Serat buah bikin kenyang lebih lama, mengurangi keinginan ngemil kue.
  4. Tetap Aktif – Jalan santai atau bersih-bersih rumah bisa bakar kalori ekstra.
  5. Minum Air Putih – Kadang rasa lapar palsu muncul karena dehidrasi.

Dengan memperhatikan porsi dan jenis kue, kamu tetap bisa menikmati momen Lebaran tanpa khawatir kesehatan terganggu. Selamat merayakan dengan bijak!

Tags:
tips kurangi kalori camilan Lebaran sehatbahaya kue keringnastar tinggi kalorikalori kue Lebaran

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor