Lombok punya tradisi Perang Topat, di mana umat Muslim dan Hindu saling melempar ketupat dalam suasana penuh kegembiraan.
Sebelum perang dimulai, masyarakat terlebih dahulu melakukan doa bersama dan ziarah ke makam leluhur.
Baca Juga: Cara Pilih Menu Makanan Saat Lebaran Bagi Penderita Hipertensi atau Darah Tinggi
4. Pawai Pengon, Jember
Pawai Pengon adalah tradisi khas Jember yang diadakan seminggu setelah Idulfitri.
Pengon adalah gerobak yang dihiasi janur kuning, ditarik oleh dua ekor sapi, mengelilingi desa sambil membawa ketupat dan hasil bumi.
5. Ngejot, Bali
Di Bali, tradisi Ngejot menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama.
Umat Muslim membagikan makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor, dan kue-kue kepada tetangga Hindu.
Sebaliknya, saat perayaan Galungan atau Kuningan, umat Hindu juga berbagi makanan kepada umat Muslim.
6. Perang Ketupat, Kudus, Jawa Tengah
Lebaran Ketupat atau perang ketupat di Kudus dimeriahkan dengan tradisi Perang Ketupat.
Acara ini dilaksanakan di Desa Mejobo, di mana warga saling melempar ketupat sebagai simbol pembersihan diri dan saling memaafkan.
Baca Juga: 5 Ide Kreatif Hampers Lebaran untuk Keluarga yang Ciptakan Momen Tak Terlupakan
7. Binarundak, Sulawesi Utara
Di Motoboi Besar, Sulawesi Utara, ada tradisi Binarundak yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut setelah Lebaran.