Jalan longsor di Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, terlihat sudah hampir rata diurug dengan limbah kelapa muda. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Daerah

Warga Cilabanbulan Pandeglang Uruk Jalan Longsor Pakai Limbah Kelapa Muda

Selasa 01 Apr 2025, 16:44 WIB

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Satu tahun lalu, jalan penghubung ke beberapa desa dan kecamatan di Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, longsor akibat digerus air hujan dengan intensitas tinggi.

Namun hingga saat ini, jalan longsor tersebut tidak ditangani oleh pemerintah. Warga sekitar berinisiatif mengurug jalan tersebut menggunakan limbah kelapa muda.

Jalan yang menghubungkan antara Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes, ke Desa Ciherang Jaya, Kaduronyok dan Desa Palembang di Kecamatan Cisata, longsor pada Ramadhan 2024 lalu.

Baca Juga: Gunung Sampah di TPA Sarimukti Bandung Longsor Imbas Pemadatan

Longsornya jalan tersebut dipicu oleh curah hujan cukup tinggi. Dampak dari kejadian tersebut, warga empat desa di dua kecamatan itu sempat terisolir, karena hampir sepanjang 30 meter lebih badan jalan tersebut putus total.

Salah seorang warga sekitar, Hotib mengungkapkan, jalan longsor setahun lalu sampai saat ini belum ditangani oleh pemerintah. Alhasil warga berinisiatif untuk mengurug jalan dengan limbah kelapa muda.

"Iya, sedikit demi sedikit jalan longsor diurug dengan limbah kelapa muda, hingga sekarang ini sudah muali penuh," katanya.

Baca Juga: BPBD Jabar Gerak Cepat Tangani Longsor di Kabupaten Sukabumi, Satu Korban Meninggal Ditemukan

Ia mengatakan limbah kelapa muda yang dijadikan urukan di lokasi jalan longsor tersebut berasal dari luar daerah, seperti Tangerang dan Jakarta. Karena setiap sopir angkutan barang hendak mengirim kelapa muda ke Jakarta atau Tangerang, kemudian pulangnya membawa limbah kelapa.

"Jadi tidak sekaligus nguruknya, tapi setiap sopir angkutan barang mengirim kelapa muda ke kota, dan pulangnya membawa limbahnya lalu dibuang ke jalan longsor ini," katanya.

Saat ditanya apakah menguruk jalan longsor dengan limbah kelapa muda tersebut ada kekuatan dalam menahan tanah di lokasi. Dirinya pun mengaku tidak begitu hapal soal kuat dan tidaknya, namun yang jelas sekarang kondisi longsor tidak terlalu curam lagi, karena sudah hampir semua tertutup limbah kelapa muda.

"Ya mudah-mudahan aja ada kekuatan untuk menahan tanah tebing ini agar tidak mudah longsor lagi. Sekarang kondisi jalan tidak terlalu curam lagi karena sebagian besar sudah tertutup limbah kelapa muda yang dibuang ke sini (lokasi longsor-red)," ujarnya.

Namun, ia dan warga lainnya berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi jalan longsor di wilayahnya tersebut, supaya bisa segera ditangani agar warga maupun pengendara tidak dihantui rasa takut atas kondisi jalan saat ini.

Karena setelah longsor, ada warga lain yang mengorbankan sawah produktifnya untuk dijadikan perlintasan sementara, sehingga sawah warga tersebut saat ini beralih fungsi menjadi akses jalan.

"Harusnya pemerintah bisa melihat bagaimana pengorbanan warga agar jalur tersebut tetap bisa dilintasi. Mereka rela berkorban dan kehilangan sawah untuk kepentingan umum, tapi sudah setahun ini jalan longsor belum ada tanda-tanda akan ditangani pemerintah," katanya.

Warga lainnya, Lijar mengaku, saat momen arus mudik dan libur lebaran ini, pengendara yang melintas di jalan tersebut harus ekstra hati-hati, karena jalan sementara yang dibuat warga di lokasi longsor tersebut kecil jadi khawatir pengendara yang tidak tahu dengan kondisi jalan terperosok ke jurang longsor.

"Di lokasi juga ada beberapa warga yang mengatur lalulintas kendaraan yang melintas di jalan itu, karena dengan banyaknya kendaraan yang melintas di sini khawatir terjadi kecelakaan," ucap dia.

Ia dan warga lainnya berharap, jalan longsor di wilayahnya dapat segera dibangun oleh pemerintah, karena jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga di empat desa dari dua kecamatan di Pandeglang.

"Kami ingin jalan longsor ini cepat ditangani pemerintah, supaya aktivitas lalulintas kendaraan lancar dan warga tidak dihantui rasa takut saat melintas di jalan ini," harapnya.

Tags:
PandeglangDesa CilabanbulanKecamatan MenesJalan Longsorlimbah kelapa muda

Samsul Fatoni

Reporter

Aminudin AS

Editor