Ilustrasi. Solusi untuk mengatasi gagal Ompsman pada penerima bansos. (Sumber: kemensos.go.id)

EKONOMI

Penerima Bansos Gagal Omspan? Begini Solusinya

Selasa 01 Apr 2025, 23:28 WIB

POSKOTA.CO.ID - Permasalahan yang sering dihadapi oleh penerima bantuan sosial (bansos), khususnya bagi mereka yang statusnya dicek melalui situs Bansos Kemensos.go.id dan mengalami status gagal Omspan.

Sebenarnya, ada beberapa masalah yang dapat diperbaiki dan ada juga yang tidak bisa diperbaiki.

Lantas, apa saja ciri-ciri yang dapat diperbaiki dan yang tidak dapat diperbaiki?

Dikutip dari YouTube Pendamping Sosial, Omspan atau Online Monitoring Sistem Pembendaharaan Anggaran Negara adalah sistem yang digunakan untuk memonitor penerima bantuan sosial.

Baca Juga: DTKS Dihapus! Begini Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH BPNT 2025 Terbaru

Nama-nama penerima bantuan sosial yang telah dipilih oleh masing-masing Direktorat Jenderal (Dirjen) akan dimasukkan ke dalam sistem ini.

Dalam sistem Omspan, akan dilakukan pencocokan antara data kependudukan calon penerima bantuan sosial dengan data yang ada di perbankan.

Apabila ada perbedaan data, misalnya nama yang tercatat di data kependudukan menggunakan tanda baca atau titik, sedangkan data di perbankan tidak, maka status penerima bantuan sosial ini akan berubah menjadi gagal Omspan.

Hal ini mengakibatkan calon penerima bantuan sosial tidak lolos seleksi dan tidak dapat menerima bantuan.

Status Gagal Omspan yang Tidak Bisa Diperbaiki

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa situasi di mana status gagal Omspan tidak bisa diperbaiki:

1. Masalah Data Kependudukan yang Fatal

Baca Juga: Dana Bansos BPNT 2025 Tidak Kunjung Cair? Begini Cara Cek Statusnya!

Jika perbedaan data antara data kependudukan dan data perbankan cukup signifikan, seperti perbedaan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat, maka masalah ini cukup sulit diperbaiki.

Misalnya, jika nama, NIK, dan alamat berbeda antara KTP dan data perbankan, maka ini termasuk masalah yang cukup berat dan memerlukan waktu yang lama untuk diperbaiki.

2. Penerima Terdeteksi Mampu Secara Sosial Ekonomi

Jika penerima bantuan sosial sudah terdeteksi sebagai mampu secara sosial ekonomi, misalnya berdasarkan hasil musyawarah desa atau kelurahan setempat, maka meskipun data diperbarui, penerima tersebut tidak akan bisa kembali menjadi penerima bantuan sosial.

Ini karena status sosial ekonomi yang telah diperbarui akan mengesampingkan kelayakan mereka untuk mendapatkan bantuan sosial.

Status Gagal Omspan yang Bisa Diperbaiki

Meskipun ada masalah yang tidak bisa diperbaiki, ada juga masalah yang bisa diselesaikan dengan mudah. Salah satu contoh adalah jika hanya terdapat perbedaan satu huruf antara data di KTP dan data di perbankan.

Misalnya, jika di KTP tertulis nama "Aminah", sementara di data perbankan tertulis "Amina" (tanpa huruf "h" di akhir), maka data perbankan yang perlu diperbaiki.

Proses perbaikannya adalah dengan mendatangi pihak bank bersama pendamping sosial untuk mengajukan pembaruan data. Setelah perbaikan dilakukan, data tersebut akan terkoneksi dengan pusat dan bisa segera diproses untuk bantuan sosial berikutnya.

Namun, apabila yang salah adalah data di KTP, misalnya nama di bank sudah benar tetapi di KTP terdapat kesalahan (misalnya kelebihan huruf), maka KTP harus diperbaiki di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Proses ini memang lebih lama dibandingkan memperbaiki data di perbankan, namun tetap harus dilakukan agar data kependudukan akurat.

Tantangan dalam Memperbaiki Data

Apabila Anda merasa data yang salah ada pada perbankan, jangan beranggapan bahwa membuka rekening baru bisa menjadi solusi.

Nomor rekening yang terdaftar di sistem pusat adalah nomor rekening yang sudah terdaftar sebelumnya. Jika Anda membuka rekening baru, maka nomor rekening tersebut tidak akan terkoneksi dengan data penerima bantuan sosial.

Langkah-Langkah Mengatasi Gagal Omspan

1. Periksa dan Identifikasi Masalah Data

Tentukan terlebih dahulu apakah permasalahan terjadi pada data kependudukan atau data di perbankan. Pastikan Anda memiliki informasi yang akurat mengenai data yang benar.

2. Perbaiki Data yang Salah

Jika data yang salah ada di perbankan, segera lakukan perbaikan dengan mengunjungi customer service bank bersama pendamping sosial. Jika data yang salah ada di KTP, maka lakukan perbaikan di Disdukcapil.

3. Konsultasi dengan Pendamping Sosial

Jika Anda kesulitan dalam proses perbaikan data, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pendamping sosial yang dapat membantu memperlancar prosesnya.

4. Menunggu Proses

Setelah data diperbaiki, Anda harus menunggu proses pembaruan data yang terhubung dengan pusat.

Waktu yang diperlukan dapat bervariasi tergantung pada tingkat kesulitan perbaikan dan sistem yang sedang diproses.

Itulah cara mengatasi masalah gagal Omspan pada penerima bansos yang perlu diketahui.

Tags:
Omspangagal Omspansolusibansos bantuan sosial

Rinrin Rindawati

Reporter

Rinrin Rindawati

Editor