Ilustrasi, tips mengecek ban sebelum melakukan mudik Lebaran tahun 2025 ini .(Foto/suzuki)

OTOMOTIF

Mudik Aman Lebaran 2025! Begini Cara Cek Ban Mobil yang Benar Agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Selasa 01 Apr 2025, 22:00 WIB

POSKOTA.CO.ID - Momen mudik Lebaran 2025 tinggal menghitung hari. Diprediksi, arus kendaraan pribadi yang melintasi jalan tol Trans Jawa hingga jalur-jalur alternatif akan melonjak signifikan. Untuk itu, pengecekan kondisi kendaraan, terutama bagian ban, menjadi langkah penting yang tidak boleh disepelekan.

Ban mobil adalah satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Jika ban dalam kondisi buruk, risiko kecelakaan pun meningkat.

Melalui kanal YouTube Auto Tyre Indonesia, para pemudik diingatkan agar melakukan pengecekan ban secara menyeluruh sebelum berangkat ke kampung halaman.

Baca Juga: Korlantas Polri Bagikan Tips Mudik Ala Rafi Ahmad Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Berikut tips lengkap yang disampaikan oleh Auto Tyre Indonesia agar mudik Anda tahun ini lebih aman dan nyaman:

1. Periksa Tekanan Angin Ban Secara Berkala

Menurut Auto Tyre Indonesia, tekanan angin yang tidak sesuai standar bisa menyebabkan ban cepat aus, boros bahan bakar, bahkan pecah ban. Pastikan tekanan angin ban Anda sesuai rekomendasi pabrikan, yang bisa dilihat di pintu bagian dalam mobil atau buku panduan.

Disarankan mengecek tekanan angin ketika ban dalam kondisi dingin, yaitu sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Jangan lupa juga periksa tekanan ban serep, yang seringkali dilupakan oleh pengendara.

2. Cek Ketebalan Tapak Ban

Tapak ban yang sudah menipis berpotensi menyebabkan aquaplaning, yakni kehilangan traksi di jalan basah. Auto Tyre Indonesia menyarankan menggunakan alat tread depth gauge untuk mengukur ketebalan alur ban.

Minimal ketebalan tapak yang aman adalah 1,6 mm. Jika sudah menipis, segera ganti ban dengan yang baru.

Untuk metode sederhana, gunakan koin seribuan rupiah: masukkan ke dalam alur ban, bila angka tahun pada koin sudah terlihat jelas, itu tanda bahwa tapak ban terlalu tipis.

Baca Juga: Tips Mudik Lebaran 2025 Aman dan Nyaman Menggunakan Mobil Listrik

3. Amati Kondisi Fisik Ban

Lihat secara teliti seluruh permukaan ban. Cari apakah ada keretakan, benjolan, atau bahkan benda asing seperti paku. Benjolan pada dinding ban biasanya menandakan ada kerusakan struktur di dalam ban yang berbahaya jika dibiarkan.

Auto Tyre Indonesia juga menegaskan bahwa ban yang terlihat baik dari luar belum tentu aman digunakan jika usia pakainya sudah melewati batas waktu.

4. Cek Usia Ban

Selain ketebalan, usia ban juga perlu diperhatikan. Ban mobil yang sudah berumur lebih dari 5 tahun, meskipun jarang digunakan, cenderung keras dan getas. Ini meningkatkan risiko pecah ban saat mobil melaju kencang di jalan tol.

Lihat kode produksi ban yang terdiri dari empat digit angka di sisi ban. Misalnya, kode 3220 berarti ban dibuat pada minggu ke-32 tahun 2020. Jika sudah mendekati 5 tahun, lebih baik diganti untuk keamanan.

5. Pastikan Ban Cadangan Siap Pakai

Menurut Auto Tyre Indonesia, ban serep sering kali diabaikan. Pastikan kondisi ban cadangan Anda layak jalan, tekanannya sesuai, dan tidak ada keretakan di karet ban. Siapkan juga perlengkapan seperti dongkrak, kunci roda, dan senter sebagai antisipasi di tengah perjalanan.

Baca Juga: Tips Mudik Lebaran Menggunakan Kapal Laut untuk Pertama Kali

6. Lakukan Spooring dan Balancing

Jika saat berkendara setir terasa bergetar atau mobil cenderung menarik ke satu sisi, segera lakukan spooring dan balancing. Auto Tyre Indonesia menyebutkan, spooring memastikan sudut kemiringan roda sesuai standar pabrikan, sedangkan balancing menjaga kestabilan putaran roda.

Kedua hal ini penting agar ban aus secara merata dan kendaraan tetap nyaman dikendarai, terutama untuk perjalanan jauh seperti mudik.

7. Lakukan Rotasi Ban

Rotasi ban bertujuan untuk menyamakan keausan di setiap roda. Biasanya dilakukan setiap 10.000 km, namun jika akan mudik jauh, sebaiknya lakukan rotasi lebih awal. Auto Tyre Indonesia menjelaskan bahwa ban depan biasanya lebih cepat aus karena menopang beban mesin dan pengereman.

8. Perhatikan Beban Muatan

Selain kondisi ban, pastikan beban kendaraan tidak melebihi kapasitas maksimal. Beban berlebih membuat tekanan pada ban bertambah, sehingga memperbesar risiko ban pecah.

Auto Tyre Indonesia menyarankan pemudik membawa barang secukupnya dan merata di dalam kabin atau bagasi, bukan di atas mobil.

9. Siapkan Alat Tambal Ban Darurat

Bagi Anda yang memilih jalur mudik yang sepi, Auto Tyre Indonesia menyarankan membawa alat tambal ban darurat seperti tire repair kit dan portable compressor. Alat ini sangat membantu bila terjadi kebocoran di area tanpa tambal ban terdekat.

Itulah sederet tips dari Auto Tyre Indonesia untuk memastikan ban mobil Anda dalam kondisi prima sebelum mudik Lebaran 2025.

Jangan anggap remeh kondisi ban. Karena ban yang baik bukan hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tapi juga melindungi Anda dari potensi kecelakaan.

Tags:
Cek ban mobilban mobilTips mudikTips mudik Lebaran 2025

Yugi Prasetyo

Reporter

Yugi Prasetyo

Editor