POSKOTA.CO.ID - Dalam regulasi FIFA, setiap tim nasional (Timnas) yang ikut serta di Piala Dunia diwajibkan membawa tiga orang penjaga gawang alias kiper ke dalam skuadnya.
Melansir dari situs Mundo Deportivo, Aturan ini mulai bermula oleh karena adanya sebuah kejadian mengenai kiper di Piala Dunia edisi pertama tahun 1930.
Pelatih Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia tahun tersebut memilih hanya membawa satu orang kiper saja dalam skuad mereka.
Hal tersebut kemudian menjadi perhatian FIFA yang mengkhawatirkan jika sebuah tim hanya membawa satu orang kiper saja akan membuat masalah tersendiri jika sang kiper cedera.
Dari sana, tuntutan untuk menyertakan 3 kiper mulai diharuskan pada setiap tim kontestan Piala Dunia.
Efisiensi 3 Kiper
Pertanyaan yang cukup sering muncul untuk hal ini adalah, seberapa efisienkah membawa 3 kiper ke Piala Dunia? Mengingat rasanya sulit melihat ketiganya mendapat kesempatan bermain.
Pertanyaan tersebut sangat masuk akal dan benar adanya. Bahkan sepanjang sejarah, hanya ada lima tim yang benar-benar memakai kipernya sepanjang turnamen Piala Dunia.
Timnas Prancis di Piala Dunia 1978 adalah salah satunya. Di pertandingan ke dua melawan Argentina, sang kiper utama yaitu Jean-Paul Bertrand-Demanes mengalami cedera.
Ia lantas diganti oleh kiper ke dua, Dominique Baratelli. Namun ternyata, penampilan Baratelli tidak cukup memuaskan, sehingga di pertandingan selanjutnya Prancis menurunkan kiper ke tiganya.
Selanjutnya Timnas Belgia di Piala Dunia 1982 juga mengalami hal serupa dengan alasan yang sama: kiper utama cedera dan kiper ke dua kurang maksimal.
Selain kedua tim tersebut, hanya ada 2 tim lain yang juga menggunakan 3 kiper dalam satu Piala Dunia, yaitu Ceko di Piala Dunia 1982 dan Yunani di Piala Dunia 1994.
Sisanya, tidak pernah ada tim yang sampai harus menggunakan kiper ke tiganya, bahkan kebanyakan selalu kiper utama saja yang dipakai dari mulai pertandingan pertama hingga terakhir.
Meski mungkin keberadaan 3 kiper dalam satu skuad di sebuah turnamen masih sering dianggap mubazir, akan tetapi regulasi FIFA yang cenderung antisipatif ini sangat penting di beberapa kasus.
Bahkan baru-baru ini di Piala Afrika 2021, ada kejadian di mana ketiga kiper Timnas Gambia tidak bisa bermain (kiper utama cedera dan dua kiper cadangan positif Covid), sehingga mereka terpaksa menurunkan pemain outfield di posisi penjaga gawang.