[TULISAN LEBARAN] POSKOTA.CO.ID – Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan ibadah dengan menjalankan puasa Syawal.
Puasa ini merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa bagi siapa saja yang melaksanakannya.
Banyak yang bertanya-tanya kapan puasa Syawal bisa mulai dilakukan dan bagaimana niat yang benar dalam menjalankannya.
Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi selengkapnya berikut ini!
Baca Juga: Kapan Idul Fitri 2025? Ini Jadwal Perkiraan 1 Syawal Menurut Kemenag dan Muhammadiyah
Kapan puasa Syawal dilaksanakan?
Puasa Syawal dilaksanakan selama 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, dilaksanakan pada tanggal 2-7 Syawal.
Namun, puasa Syawal juga bisa dilakukan secara terpisah-pisah selama masih di bulan Syawal.
Baca Juga: Jadwal Libur Panjang Lebaran 2025, Catat Tanggalnya!
Niat puasa Syawal berurutan selama 6 hari (dibaca malam hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.
Niat puasa Syawal tidak secara berurutan (dibaca malam hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.
Baca Juga: Tren Warna Baju Lebaran 2025, Tampil Menawan di Hari Raya
Niat puasa Syawal saat itu juga karena belum makan dan minum hingga siang hari
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لللهِ تعالى
Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.
Baca Juga: 5 Tips Jitu Belanja Baju Lebaran agar Tampil Makin Fashionable di Hari Raya

Keutamaan puasa Syawal
1. Mendapatkan Pahala Seperti Berpuasa Setahun Penuh
Dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim, disebutkan bahwa:
"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti puasa selama setahun." (HR. Muslim no. 1164)
Hadits ini menunjukkan bahwa pahala puasa enam hari di bulan Syawal setara dengan pahala puasa selama setahun penuh.
2. Menyucikan Diri dari Dosa-Dosa Kecil
Puasa Syawal juga memiliki keutamaan untuk menyucikan diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:
"Puasa Ramadhan menghapus dosa-dosa besar, sedangkan puasa Syawal menghapus dosa-dosa kecil." (HR. Tirmidzi no. 698)
Baca Juga: Kemensos Ingatkan Masyarakat Waspadai Link Palsu Pendaftaran Bansos Jelang Lebaran 2025
3. Meningkatkan Ketakwaan dan Ketaatan kepada Allah SWT
Puasa Syawal juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Dengan berpuasa, umat Islam melatih diri untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan disiplin diri.
4. Mendapatkan Keberkahan dan Kemuliaan
Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Menjalankan puasa Syawal berarti ikut serta dalam meraih keberkahan dan kemuliaan di bulan tersebut.
Allah SWT akan memberikan pahala berlipat ganda dan kemudahan bagi umat Islam yang berpuasa di bulan Syawal.
Maka dari itu umat Islam dianjurkan menjalankan puasa Syawal selama 6 hari.