Ilustrasi. Penyebab kartu KKS tidak terisi bansos lagi.

EKONOMI

Catat! Inilah Penyebab Kartu KKS Tidak Terisi Bansos Lagi

Selasa 01 Apr 2025, 23:23 WIB

POSKOTA.CO.ID - Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mungkin pernah mengalami kartu tersebut tidak terisi bantuan sosial (bansos).

Bagi pemilik kartu KKS atau kartu keluarga sejahtera, namun tidak menerima bansos yang terisi saldonya, mungkin ada beberapa alasan yang menyebabkan hal tersebut. Meski demikian, tak sedikit orang yang memahami apa saja alasan tersebut.

Padahal penting bagi pemilik kartu KKS untuk mengetahui kebijakan mengenai bansos dan kartu KKS itu sendiri.

Baca Juga: NIK e-KTP Kamu Tervalidasi Sistem Jadi Penerima Bansos BPNT dan PKH Sekaligus, Uang Tunai Rp600.000 Cair ke ATM Bank Ini

Dikutip dari YouTube Pendamping Sosial, berikut ini adalah beberapa penyebab umum mengapa kartu KKS tidak terisi saldo bantuan sosial:

Penyebab Kartu KKS Tidak Terisi Bansos

1. Program Bansos PPKM pada Tahun 2020

Pada tahun 2020, pemerintah meluncurkan program Bansos PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dengan menggunakan KKS sebagai alat penyaluran.

Pada masa itu, bantuan sosial berupa BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) diberikan dengan total Rp1,2 juta untuk dua tahap (Rp600.000 per tahap). Program ini hanya berlangsung dua kali pencairan dan setelahnya tidak ada bantuan sosial lagi pada kartu KKS tersebut.

Baca Juga: NIK e-KTP Milik Kamu Valid Sebagai Penerima Mendapat Saldo Dana Rp750.000 dari Subsidi Bansos PKH 2025 Cair Lewat Rekening Bank Mandiri, Cek Informasinya!

Banyak penerima BPNT PPKM yang hanya menerima bantuan tersebut dua kali dan kartu KKS-nya tidak terisi kembali.

2. Tidak Memiliki Komponen PKH

Bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH), terdapat syarat bahwa penerima harus memiliki komponen tertentu, seperti anak yang masih sekolah atau anggota keluarga yang membutuhkan.

Apabila keluarga penerima tidak lagi memenuhi syarat, misalnya karena anak-anak sudah lulus dari sekolah, maka kartu KKS tersebut akan kosong dan tidak terisi bantuan sosial lagi.

3. Mengundurkan Diri Secara Sukarela

Tidak sedikit juga penerima bantuan sosial yang memutuskan untuk mengundurkan diri secara sukarela.

Beberapa orang merasa bahwa mereka tidak lagi membutuhkan bantuan sosial tersebut karena pendapatan mereka sudah mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Akibatnya, bantuan sosial yang diterima melalui KKS menjadi kosong setelah pengunduran diri tersebut.

4. Menerima Bantuan Sosial Ganda

Ada beberapa kasus di mana penerima bantuan sosial terdeteksi menerima bantuan ganda, misalnya menerima PKH dan BPNT, namun juga terdaftar sebagai penerima BLT Dana Desa atau BLT Kemiskinan Ekstrem.

Menurut peraturan, penerima bantuan sosial tidak boleh menerima bantuan dari dua sumber yang berbeda sekaligus. Apabila terdeteksi menerima bantuan ganda, maka saldo di KKS akan diblokir.

5. Penerima Bantuan Sosial yang Terdaftar dengan Pendapatan di Atas UMP/UMK

Pada awal tahun 2023, pemerintah melalui Kementerian Sosial bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendeteksi apakah penerima bantuan sosial memiliki penghasilan di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kota (UMK).

Apabila ditemukan bahwa penerima bantuan memiliki penghasilan di atas ketentuan tersebut, maka bantuan sosial yang diterima akan terhenti.

6. Ditolak oleh Pemerintah Daerah

Pemerintah desa atau kelurahan memiliki kewenangan untuk mengusulkan warganya sebagai penerima bantuan sosial atau mencoret mereka jika dianggap tidak lagi memenuhi syarat.

Dengan adanya aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat melaporkan orang yang tidak layak menerima bantuan sosial namun tetap terdaftar.

Jika data mereka disanggah dan dinyatakan tidak layak oleh pemerintah daerah, maka bantuan sosial di kartu KKS tidak akan cair lagi.

7. Data yang Tidak Sesuai (Mismatch)

Salah satu penyebab utama kegagalan pencairan bantuan sosial adalah adanya ketidaksesuaian data antara data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan data yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Misalnya, terdapat perbedaan satu huruf pada nama atau tanggal lahir yang menyebabkan data tersebut tidak terpadan sehingga kartu KKS tidak terisi lagi.

8. Pinjaman yang Belum Dibayar

Apabila penerima bantuan sosial memiliki pinjaman di lembaga perbankan dan terbukti menunggak pembayaran hingga data mereka masuk dalam daftar hitam atau blacklist, maka rekening yang terdaftar atas nama penerima tersebut, termasuk rekening bantuan sosial, akan diblokir oleh pihak perbankan. Akibatnya, saldo bantuan sosial tidak dapat dicairkan.

9. Pencairan Melalui PT Pos

Sebagian penerima bantuan sosial PKH atau BPNT menerima bantuannya melalui PT Pos Indonesia secara tunai.

Jika bantuan sosial sudah dicairkan melalui PT Pos, maka kartu KKS tidak akan terisi saldo lagi, karena bantuan tersebut sudah diterima oleh penerima secara langsung.

Demikianlah beberapa alasan mengapa kartu KKS tidak terisi saldo bantuan sosial atau bansos.

Tags:
penyebab kartu KKS tidak terisi bansosKKSkartu keluarga sejahterabansos Bantuan Sosial

Rinrin Rindawati

Reporter

Rinrin Rindawati

Editor