Temukan 10 kesalahan sarapan yang sering menghambat penurunan berat badan Anda. (Sumber: Pinterest/Womanindonesia.co.id)

GAYA HIDUP

10 Kesalahan Sarapan Ini Bisa Menghambat Penurunan Berat Badan? Coba Cek Faktanya

Selasa 01 Apr 2025, 21:20 WIB

POSKOTA.CO.ID - Sarapan sering dianggap sebagai waktu makan yang paling penting dalam sehari, karena dapat memberi tubuh energi untuk memulai aktivitas.

Namun, tidak semua orang sadar bahwa kesalahan kecil saat sarapan bisa menghambat upaya penurunan berat badan.

Banyak dari kita yang menganggap bahwa sarapan hanya sekedar mengisi perut, padahal pilihan makanan dan kebiasaan sarapan yang salah justru bisa memperlambat proses metabolisme dan meningkatkan penumukan lemak berlebih dalam tubuh.

Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami kebiasaan sarapan yang tepat agar dapat mendukung tujuan kesehatan, terutama dalam menurunkan berat badan.

Melansir dari laman Health, berikut Poskota rangkum beberapa kesalahan sarapan yang bisa menghambat penurunan berat badan.

Baca Juga: Keren! Inilah Ciri-Ciri Diet yang Kamu Jalankan Berhasil, Cek Informasinya di Sini

10 Kesalahan Sarapan yang Menghambat Penurunan Berat Badan

1. Melewatkan Sarapan

Penelitian mengenai sarapan dan penurunan berat badan menunjukkan hasil yang bervariasi. Beberapa studi mengatakan bahwa melewatkan sarapan dapat mengurangi kalori dan membantu menurunkan berat badan, sementara yang lain menekankan pentingnya sarapan untuk menjaga metabolisme dan mengontrol rasa lapar.

Melewatkan sarapan dan makan berlebihan di malam hari dapat berdampak buruk pada kesehatan, hingga meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas.

2. Minum Kopi Manis

Menambahkan krim, sirup manis, atau topping seperti coklat pada kopi dapat menambah rasa, tetapi juga meningkatkan kalori tanpa memberikan manfaat gizi.

Satu porsi latte 8 ons bisa mengandung sekitar 24 gram gula, yang berisiko menggagalkan rencana penurunan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 serta penyakit jantung. Untuk itu, sebaiknya pilih kopi hitam tanpa gula atau krim untuk mendukung program diet Anda.

Baca Juga: Jalankan Diet Tanpa Tahu Cara yang Benar? Begini Penjelasan Lengkap Mengenai Diet IF, Kamu Harus Tahu

3. Memilih Pilihan Sarapan Rendah Serat

Jika Anda merasa lapar sebelum waktunya makan siang meskipun sudah sarapan, mungkin makanan yang Anda konsumsi kurang mengandung serat.

Serat, yang biasanya terkandung dalam buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh, memiliki peran penting dalam mendukung sistem pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, serta memberi rasa kenyang yang lebih lama.

Dengan demikian, konsumsi serat yang cukup saat sarapan tidak hanya membantu menjaga kesehatan pencernaan, tetapi juga berperan penting dalam mengontrol nafsu makan dan menurunkan berat badan.

4. Kekurangan Protein dalam Sarapan

Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mengatur nafsu makan dengan mempengaruhi hormon tertentu.

Mengonsumsi cukup protein saat sarapan dapat mengontrol rasa lapar, mencegah ngemil, dan mengurangi asupan kalori sepanjang hari, yang mendukung penurunan berat badan.

Sarapan berprotein tinggi bisa mencakup telur, yogurt Yunani, biji-bijian utuh, atau wafel dan panekuk berprotein. Tambahkan segelas susu, seperti susu sapi, kedelai, atau kacang polong untuk meningkatkan asupan protein.

5. Jangan Membatasi Kandungan Protein saat Sarapan

Saat sarapan, jangan hanya bergantung pada makanan seperti telur dan yogurt. Cobalah alternatif protein lain seperti keju, yang bisa dipadukan dengan potongan buah untuk tambahan serat.

Jika Anda suka roti panggang, tambahkan alpukat dan toping seperti tuna atau ayam untuk protein ekstra dan lemak sehat. Dengan variasi ini, sarapan Anda bisa lebih bergizi.

6. Mengandalkan Makanan Ringan Rendah Gizi

Makanan ringan seperti keripik, kue, dan donat memang sangat lezat, tetapi makanan tersebut diketahui mengandung kalori kosong, lemak, dan gula tambahan.

Karena rendah protein dan serat, makanan ini cepat habis rasa kenyangnya, sehingga sering membuat Anda makan lebih banyak dan berisiko mengonsumsi kalori berlebih.

7. Tidak Mengonsumsi Lemak Sehat

Menghindari lemak saat sarapan bisa menghambat penurunan berat badan. Lemak sehat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dengan memicu hormon kenyang dan memperlambat pencernaan. Selain itu, lemak juga penting untuk penyerapan vitamin yang dapat mendukung fungsi tubuh.

8. Tidak Cukup Makan

Sarapan dengan makanan sehat seperti buah, yogurt, dan telur memang bermanfaat, namun jika porsinya tidak cukup, Anda mungkin tidak merasa kenyang.

Hal ini bisa membuat Anda makan berlebihan atau ngemil camilan tidak sehat di kemudian hari, yang dapat menghambat upaya penurunan berat badan.

9. Makan Sarapan Terlambat

Menunda sarapan dapat menyebabkan Anda makan berlebihan atau ngembil hingga larut malam, yang meningkatkan risiko penambahan berat badan.

Sarapan tepat waktu penting untuk menjaga metabolisme dalam tubuh dan mencegah keinginan makan berlebihan sepanjang hari.

10. Mengabaikan Dehidrasi

Minum cukup air sangat penting untuk kesehatan tubuh. Air dapat membantu mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, dan mencegah dehidrasi yang bisa menyebabkan kelelahan, hingga perubahan suasana hati, dan sembelit.

Memilih sarapan yang tepat dapat memengaruhi suasana hati dan energi sepanjang hari. Hindari cemilan olahan, dan pilih makanan kaya protein serta serat, atur waktu makan dengan bijak, dan pastikan tubuh tetap terhidrasi untuk mendukung penurunan berat badan yang efektif.

Tags:
sarapansarapan sehatcara menurunkan berat badantips diettips diet sehat

Farida Fakhira

Reporter

Farida Fakhira

Editor