POSKOTA.CO.ID - Saldo dana bansos Program Keluarga Harapan (PKH) segera disalurkan untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah lolos survei dan juga terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah menyebar Pendamping Sosial ke desa-desa untuk melakukan survei kembali terhadap KPM yang akan menerima bantuannya untuk tahap ke-2 tahun 2025 ini, hasil surveinya akan menjadi penentu penyaluran bantuannya akan berlanjut atau tidak.
Bagi yang terpilih, nantinya akan menerima bantuan saldo dana bansos dengan nominal yang sudah disesuaikan dengan komponen-komponen baik Ibu Menyusui, Balita, Anak Sekolah, dan Lansia.
Baca Juga: NIK KTP Anda Terdaftar sebagai Penerima Bansos BPNT dan PKH 2025? Cek Status dan Syaratnya di Sini
Informasi Terbaru Penyaluran Saldo Dana Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2025
Bantuan saldo dana bansos PKH tahap 2 tahun 2025 akan berlangsung pada bulan April mendatang hingga bulan Juni atau yang biasa disebut dengan triwulan 3, jadi masa penyalurannya akan berlangsung selama 3 bulan.
Melansir dari kanal YouTube Naura Vlog pada Sabtu, 29 Maret 2025, bantuan ini diharapkan akan dicairkan dalam waktu dekat agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para KPM yang terdampak masalah ekonomi.
“Semoga segera direalisasikan ya untuk bantuan sosial PKH tahap yang kedua, nah bantuan tahap kedua ini nanti mulai diproses pada tanggal 8 April ya teman-teman, untuk proses verifikasi dan validasi, nah semoga dengan data DTSEN karena gabungan dari seluruh data semoga poses verifikasinya lebih cepat daripada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujar pemilik kanal YouTube Naura Vlog pada video-nya yang tayang pada Jumat, 28 Maret 2025.
Bagi KPM yang terdaftar sebagai penerima bantuannya diharapkan untuk melakukan pengecekan secara berkala di ATM KKS agar bisa mengetahui sudah masuk atau belum bantuannya.
Nominal Saldo Dana Bansos PKH
Berikut adalah nominal atau besaran saldo dana bansos PKH yang akan diterima oleh KPM di tahun 2025:
- Ibu Hamil: Rp750.000 per Tahap atau Rp3.000.000 per Tahun
- Anak Usia Dini: Rp750.000 per Tahap atau Rp3.000.000 per Tahun
- SD/MI Sederajat: Rp225.000 per Tahap atau Rp900.000 per Tahun
- SMP/MTS Sederajat: Rp375.000 per Tahap atau Rp1.500.000 per Tahun
- SMA/MA Sederajat: Rp500.000 per Tahap atau Rp2.00.000 per Tahun
- Disabilitas Berat: Rp600.000 per Tahap atau Rp2.400.000 per Tahun
- Lanjut Usia: Rp600.000 per Tahap atau Rp2.400.000 per Tahun