Warga Depok Serbu Toko Emas Jelang Lebaran, Lebih Banyak yang Jual Ketimbang Beli

Rabu 26 Mar 2025, 10:34 WIB
Toko emas di Pasar Reni Jaya Lama, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok mulai diserbu warga yang hendak membeli dan menjual emas, Rabu, 26 Maret 2025. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

Toko emas di Pasar Reni Jaya Lama, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok mulai diserbu warga yang hendak membeli dan menjual emas, Rabu, 26 Maret 2025. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, masyarakat Kota Depok mulai menyerbu tempat pegadaian dan toko emas untuk kebutuhan saat hari raya.

Berdasarkan pantauan Poskota, toko emas yang ada di Pasar Reni Jaya Lama, Kecamatan Bojongsari, mulai diserbu masyarakat. Ada yang memilih untuk membeli, namun tak sedikit yang juga ingin menjual emas.

Farida, 43 tahun, mengatakan mendekati lebaran ia sengaja membeli emas untuk menjadi aset. Pembelian mendekati lebaran karena baru mendapat uang Tunjangan Hari Raya (THR).

"Beli emas mendekati lebaran buat tabungan nanti saat anak sekolah," ujar Farida kepada Poskota, Rabu, 26 Maret 2025.

Baca Juga: Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi, Siapkan Dokumen Berikut

Emas yang dibeli seberat 5 gram itu memang sudah diniatkan Farida untuk kembali dijual saat tahun ajaran baru. Uang tersebut dipilih disimpan dalam bentuk emas agar tak digunakan kebutuhan sehari-hari.

Berbeda dengan Farida, Sari, 35 tahun, warga Pondok Petir Depok, menuturkan tiap tahun kerap mendatangi toko emas untuk menjual perhiasannya.

"Saat lebaran banyak kebutuhan. Jadi untuk memenuhi kebutuhan itu paling tidak megang uang lebih," ujar Sari.

Johan, 29 tahun, pemilik Toko Emas Reni Indah Ko Ayung, mengeluh dengan penjualan emas di tahun ini yang menurun.

Baca Juga: China dan Jepang Jadi Penghalang Terakhir Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal Pertandingannya

"Pada tahun ini rata-rata masyarakat malah lebih banyak untuk menjual bukan membeli saat menjelang lebaran," kata Johan.

Berita Terkait

News Update