POSKOTA.CO.ID - Ditengah gejolak aksi demonstrasi cabut UU TNI dan Tolak RUU Polri yang digagas oleh banyak masyarakat sipil serta mahasiswa.
Nyatanya muncul seruan aksi palsu, hal tersebut dikabarkan oleh akun X @barengwarga dan menyebarluaskan informasi tersebut di platfom media sosial.
Sebelumnya, informasi aksi tersebut sempat diunggah namun setelah diverifikasi dan terbukti palsu, informasi tersebut dihapus.
“Informasi Aksi Makassar kami hapus karena terbukti palsu. Sepertinya akun tersebut memang berupaya memberikan informasi palsu dan sudah berjalan dari aksi Indonesia darurat yang di mana ikut mengabarkan anak unhas turun aksi di Jakarta dan hilang,” tulis akun X @barengwarga.
Baca Juga: Warganet Sebut Isu Ridwan Kamil Pengalihan: Ingat Besok Aksi Tolak RUU Polri dan Cabut UU TNI
“Pola aksi palsu ini sudah ditemukan di Jogjakarta dan terakhir Bandung, semoga kami dapat lebih berhati-hati,” sambungnya.
Dari unggahan tersebut, ada seorang warganet yang menjawab terkait informasi tersebut dan menegaskan bahwa seruan aksi tersebut palsu.
“Sejauh ini memang Makassar belum ada pergerakan berarti. Sehabis verifikasi dengan beberapa rekan di sana, anak-anak kampus sedang pada mudik (sebagian besar mahasiswa di Makassar anak-anak daerah),” sahut warganet.
Baca Juga: Aksi Demo Cabut Revisi UU TNI dan Tolak RUU Polri Bakal Digelar di Gedung DPR Besok 27 Maret 2025
Informasi Palsu Diduga Jebakan untuk Demonstran
Pada Selasa, 25 Maret 2025 aksi demonstrasi tolak RUU Polri dan cabut UU TNI berlangsung di Karawang, Jawa Barat.
Kemudian ada informasi permintaan bantuan medis untuk peserta aksi. Setelah bantuan dikirim dan diinformasikan pada massa aksi, banyak peserta aksi demonstrasi ditangkap saat berada di mobil ambulance.