POSKOTA.CO.ID - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Tiga skema utama yang akan diterapkan adalah contraflow, one way, dan ganjil genap. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Penerapan skema rekayasa lalu lintas akan dimulai pada 27 Maret 2025, menyusul prediksi puncak arus mudik pada H-3 Idulfitri.
Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa langkah-langkah ini telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. "Kami berkomitmen meminimalkan kemacetan dan memastikan keamanan para pemudik," ujarnya.
Baca Juga: Update Terkini! Link Pantauan Arus Mudik 2025, Waspadai Jalur One Way
Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan dan memperhatikan jadwal penerapan ketiga skema tersebut. Selain itu, Korlantas juga memberikan tips perjalanan agar pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan tradisi mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan efisien.
Tiga Skema Utama untuk Arus Mudik dan Balik
Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa langkah-langkah ini telah dirancang bersama seluruh pemangku kepentingan.
Contraflow
- Lokasi: Tol Jakarta-Cikampek (KM 40-KM 70).
- Arus Mudik: 27 Maret (14.00 WIB) - 29 Maret 2025 (24.00 WIB).
- Arus Balik: 31 Maret (13.00-18.00 WIB) dan 1 April 2025 (11.00-18.00 WIB).
One Way
- Lokasi: Tol Jakarta-Cikampek (KM 70) hingga Tol Semarang-Batang (KM 414).
- Waktu: 27 Maret (14.00 WIB) - 29 Maret 2025 (24.00 WIB).
- Catatan: Skema ini mungkin diperpanjang jika terjadi lonjakan arus balik.
Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2025: Begini Cara Cek Prakiraan Cuaca dengan Mudah