PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 5.400 warga di Kabupaten Pandeglang divonis mengidap tuberkulosis (TBC).
Bupati Pandeglang, Rd. Dewi Setiani, menyatakan bahwa jumlah ini menjadi target yang harus segera ditangani mengingat total penduduk Pandeglang mencapai 1,4 juta jiwa.
"Penemuan kasus TBC harus dituntaskan, ayo bantu kami. Sahabat dan saudara kita jangan sungkan untuk memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas," ungkap Dewi, Selasa, 25 Maret 2025.
Dewi menjelaskan bahwa Pemkab Pandeglang telah menjalankan program Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh TBC di Indonesia (TOSS TB) sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit ini.
"Kasus TBC bukan hanya isu nasional, tetapi juga isu dunia. Oleh sebab itu, Presiden Indonesia dalam Asta Cita-nya menekankan pentingnya Cek Kesehatan Gratis (CGK) dalam menangani kasus TBC," katanya.
Baca Juga: Kunjungi Pandeglang, Wamenkes Bilang Indonesia Peringkat Dua Dunia Kasus TBC
Ia juga mengimbau warga untuk rutin memeriksakan kesehatan guna mencegah penyebaran penyakit tersebut.
"TBC itu bukan aib atau sesuatu yang memalukan. Jadi, jangan malu untuk diobati karena kita punya target untuk menuntaskan kasus ini," ujarnya.
Dewi menyoroti masih adanya anggapan keliru di masyarakat yang enggan memeriksakan kesehatannya meskipun mengalami batuk berkepanjangan.
"Jika mengalami batuk selama 3-7 hari, segera periksakan kesehatan ke Puskesmas. Pengobatan untuk pasien positif TBC gratis selama enam bulan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati, mengungkapkan bahwa estimasi total kasus TBC di Pandeglang mencapai 28.886 kasus, namun baru sekitar 5.400 kasus yang berhasil teridentifikasi.