POSKOTA.CO.ID – Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada hari ini, Selasa 25 Maret 2025. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi skuad Garuda yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen Grup C dengan enam poin.
Kemenangan atas Bahrain akan menjaga peluang Indonesia untuk lolos ke putaran berikutnya.
Setelah hasil imbang 2-2 di pertemuan sebelumnya pada Oktober 2024, Bahrain diprediksi akan kembali bermain dengan gaya fisik dan mengandalkan serangan balik.
Baca Juga: Timnas Indonesia Optimis Lolos Piala Dunia 2026, Skenario dan Prediksi Formasi Lawan Bahrain

Strategi dan Formasi yang Mungkin Diterapkan
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dikenal sebagai pelatih yang menyukai permainan menyerang.
Oleh karena itu, ia kemungkinan besar akan menerapkan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang memberikan fleksibilitas dalam bertahan dan menyerang.
Formasi ini juga sesuai dengan gaya permainan dinamis yang telah dibangun sejak era Shin Tae-yong, dengan tambahan pendekatan agresif khas Kluivert.
BACA JUGA:
Baca Juga: Cara Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Prediksi Starting XI (Formasi 4-3-3)
- Kiper: Maarten Paes
- Bek: Kevin Diks, Jay Idzes, Rizky Ridho, Calvin Verdonk
- Gelandang: Thom Haye, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan
- Penyerang: Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Rafael Struick
Pemain Cadangan Potensial
- Justin Hubner – Bisa bermain sebagai bek tengah atau bek kiri.
- Sandy Walsh – Opsi pengganti Kevin Diks di bek kanan.
- Joey Pelupessy – Tambahan di lini tengah jika membutuhkan pertahanan lebih kuat.
- Eliano Reijnders – Pemain serba bisa untuk lini tengah atau sayap.
- Ramadhan Sananta – Opsi striker pengganti untuk menambah daya gedor.
Baca Juga: Janji Patrick Kluivert Bawa Timnas Indonesia Sapu Bersih 3 Laga Sisa dengan Kemenangan, Yakin Bisa?
Analisis Taktik
Lini tengah solid dengan kombinasi Thom Haye dan Ivar Jenner sebagai pengatur permainan.
Trio depan cepat dan eksplosif (Ragnar, Romeny, Struick) bisa mengeksploitasi celah di pertahanan Bahrain. Kevin Diks dan Calvin Verdonk dapat memberikan lebar serangan dari sisi sayap.
Bahrain dikenal sebagai tim yang bermain fisik dan mengandalkan bola mati. Duet Idzes dan Ridho harus waspada terhadap Mohamed Marhoon, yang mencetak dua gol ke gawang Indonesia dalam pertemuan sebelumnya.
Ketajaman Ole Romeny sebagai ujung tombak akan sangat menentukan hasil laga. Marselino Ferdinan harus mampu menciptakan peluang berbahaya di lini tengah. Soliditas pertahanan dalam menghadapi serangan balik Bahrain dan bola mati menjadi kunci utama menjaga kemenangan.