Potret aksi demonstrasi di Surabaya pada Senin, 24 Maret 2025 dengan tuntutan cabut UU TNI. (Sumber: X/@bajolball)

Nasional

Tuntut Cabut UU TNI, Aksi Demo Surabaya Dijaga 1.128 Personel Polisi

Senin 24 Mar 2025, 16:12 WIB

POSKOTA.CO.ID - Aksi demonstrasi terkait UU TNI yang berlangsung di Surabaya pada Senin, 24 Maret 2024 dijaga sebanyak 1.128 personel Polrestabes Surabaya serta dibantu oleh Polda Jawa Timur.

Titik aksi berbagai kelompok massa aksi ini berada di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur.

Dari pantauan Poskota melalui akun X @barengwarga, massa aksi bergerak menuju titik lokasi pada pukul 12.54 WIB.

Kemudian pada pukul 13.52, massa aksi dari berbagai kelompok masyarakat sudah berada di depan Gedung Negara Grahadi.

Baca Juga: Tagar Tolak RUU Polri Menggema di X setelah RUU TNI, Poin Apa Saja yang Jadi Sorotan?

Kabar terbaru pada sekitar pukul 15.00 WIB massa aksi telah berkumpul dan melakukan orasi.

Dalam orasinya, massa aksi meneriakkan bahwa mereka bukan DPR yang tidak mewakili rakyat.

“Kami di sini, bukan sebagai DPR RI yang bukan perwakilan rakyat,” teriak orator.

Masyarakat sipil dan mahasiswa bergantian menyampaikan penolakan terhadap UU TNI, mereka duduk bersila dan melingkari ban yang dibakar saat berorasi.

Baca Juga: Bahasan RUU Polri Muncul Ditengah Aksi Protes UU TNI, Ini Alasan Mengapa Perlu Ditolak

1.125 Personel Polisi Lakukan Pengamanan

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan bahwa pengamanan aksi ini akan dilakukan secara humanis dan preventif.

“Pengamanan dilakukan secara humanis dan preventif untuk mengawal teman-teman mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya,” kata Lutfhie.

Pihak kepolisian pun melakukan pengawalan pada massa aksi mulai dari Jalan Basuki Rahmat yang merupakan titik kumpul, menuju Gedung Negara Grahadi di Jalan Pemuda.

Baca Juga: Gegara RUU TNI, Viral Daftar Boikot Artis! Prilly Latuconsina Tak Terima Namanya Terseret

Maraton Aksi Tolak UU TNI

Aksi yang berlangsung di Surabaya hari ini, menjadi bagian maraton demonstrasi penolakan masyarakat sipil terhadap UU TNI yang telah disahkan.

Sejak 20 Maret 2025, aksi demonstrasi berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Paling terbaru, demo terjadi di Malang, Jawa Timur dan berujung ricuh.

Dari catatan LBH Malang diperkirakan puluhan massa aksi yang meliputi paramedis, pers, serta pendamping hukum mengalami luka-luka.

Baca Juga: UU TNI Digugat ke MK, Kapuspen Tegaskan Hormati Proses Hukum

Tak hanya itu, belasan kendaraan diamankan ke Polrestabes Malang dan gawai serta peralatan medis milik peserta aksi dirampas.

Dari pantauan di media sosial, hari ini Senin 24 Maret 2025 seruan aksi cabut UU TNI menggema di berbagai wilayah seperti Jember, Lampung, Kuningan, Jakarta, Lumajang dan lain sebagainya.

Tags:
Surabayademonstrasi PolisiUU TNI

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor