POSKOTA.CO.ID – Timnas Indonesia baru saja menghadapi kekalahan pahit saat melawan Australia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meskipun sempat menguasai jalannya pertandingan di awal babak pertama, tim Garuda akhirnya harus menyerah dengan skor telak 5-1.
Kekalahan ini memicu berbagai reaksi dari publik, termasuk kritik terhadap pelatih Patrick Kluivert yang ditandai dengan maraknya penggunaan tagar #KluivertOut di media sosial.
Di balik kekalahan tersebut, ada kabar lain yang menjadi perhatian, yakni cedera yang dialami oleh dua pemain tim nasional, Sandy Walsh dan Mees Hilgers, saat pertandingan berlangsung.
Baca Juga: Fans Timnas Indonesia Geram Serang Bung Ropan Usai Blunder Pertanyakan Nasionalisme Mees Hilgers
Sandy Walsh: Cedera Jaringan Lunak
Menurut dokter tim nasional, Alfan Nur Asyhar, Sandy Walsh mengalami cedera jaringan lunak setelah jatuh dan berbenturan dengan pemain Australia.
Sandy sempat merasakan nyeri di bagian dada depan dan belakang serta kesulitan bernapas.
Pemeriksaan awal menggunakan ultrasonografi menunjukkan bahwa tidak ada patah tulang atau dislokasi, sehingga dipastikan hanya cedera jaringan lunak.
Ia juga memastikan bahwa tim medis siap memberikan penanganan lebih lanjut jika kondisinya memburuk.
BACA JUGA:

Mees Hilgers: Cedera Groin
Sementara itu, Mees Hilgers tengah dalam masa pemulihan dari cedera pada bagian groin.
Dokter Alfan mengungkapkan bahwa Mees sudah dapat berjalan dan akan menjalani MRI untuk memastikan kondisi lebih lanjut.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada masalah serius, besar kemungkinan Mees dapat dimainkan pada pertandingan berikutnya melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Dengan kekalahan yang dialami saat melawan Australia, pertandingan berikutnya melawan Bahrain akan menjadi ujian penting bagi Patrick Kluivert dan timnya.
Selain berharap para pemain dalam kondisi fit, masyarakat juga berharap adanya perbaikan performa dan strategi untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap tim nasional.
Cedera Sandy Walsh dan Mees Hilgers menambah tantangan yang harus dihadapi oleh tim Garuda.
Namun, semangat juang dan dukungan dari penggemar di Indonesia diharapkan dapat menjadi energi positif bagi tim untuk bangkit di pertandingan mendatang.