Sejumlah penelitian juga mengindikasikan besarnya potensi kurma dalam usaha untukl meningkatkan fungsi kognitif atau otak.
Kemudian kandungan mineral dalam kurma, seperti kalsium dan fosfor, berkontribusi pada pemeliharaan kesehatan tulang.
Tak hanya itu, rasa manis alami pada kurma menjadikannya alternatif pemanis yang lebih sehat jika dibandingkan gula rafinasi.
Menariknya lagi, kurma juga mudah dicerna oleh tubuh dan dapat dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia yang membuatnya dapat menjadi camilan sehat yang enak.
Terdapat berbagai jenis kurma dengan karakteristik rasa yang berbeda-beda, sehingga Anda dapat memilihnya sesuai selera.
Dengan dengkonsumsi beberapa butir kurma setiap hari, hal ini diketahui dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan setiap orang.
Oleh karena itu, tradisi mengonsumsi kurma selama bulan Ramadhan juga memiliki dasar ilmiah terkait manfaat kesehatannya.
Dengan profil nutrisi dan berbagai manfaat yang ditawarkan, buah kurma layak dipertimbangkan sebagai bagian dari diet seimbang.