Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengerjakan sholat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang terdahulu diampuni.” (HR Bukhari, Muslim).
Melakukan sholat tahajud, witir, dan sholat hajat di malam-malam ganjil sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi langkah terbaik untuk meraih ampunan dan keberkahan.
3. Tadarus Al-Qur'an
Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an, sehingga memperbanyak tadarus menjadi amalan yang sangat dianjurkan, terlebih pada malam Lailatul Qadar.
Membaca, memahami, dan merenungi makna Al-Qur'an tidak hanya menambah pahala, tetapi juga mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Baca Juga: Malam 10 Terakhir Ramadhan, Ini Rekomendasi Masjid di Jakarta untuk Itikaf Saat Lailatul Qadar
Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur'an akan dibalas dengan sepuluh kebaikan, dan di malam yang lebih baik dari seribu bulan ini, pahala tersebut berlipat ganda.
4. Berzikir dan Berdoa
Mengisi malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak zikir dan doa menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa terbaik yang dibaca di malam Lailatul Qadar.
Beliau menjawab, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Mulia. Engkau senang memberi maaf, maka maafkanlah aku.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Doa ini menjadi amalan utama untuk memohon ampunan dan keberkahan di malam yang penuh kemuliaan ini.
5. Istighfar (Memohon Ampunan)
Selain berzikir dan berdoa, memperbanyak istighfar di malam Lailatul Qadar menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon ampunan, bahkan beliau sendiri beristighfar seratus kali dalam sehari.
Di malam yang penuh ampunan ini, istighfar menjadi jalan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.