POSKOTA.CO.ID - Media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, ramai dengan pembahasan mengenai penangkapan Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman.
Kasus yang mencuat terkait dugaan pencabulan anak di bawah umur ini menuai netizen. Banyak pengguna media sosial yang terhadap tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum penegak hukum tersebut.
Reaksi Netizen di X
Baca Juga: Terlibat Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur, Mantan Kapolres Ngada Diusulkan Dihukum Kebiri
Netizen di platform X tidak tinggal diam. Banyak yang menyuarakan kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap kasus ini.
Tagar #KapolresNgada sempat menjadi trending topic, menunjukkan perhatian publik terhadap kasus ini.
Netizen juga meminta pemerintah dan lembaga yang terkait lebih tegas dalam penangan kasus serupa.
Baca Juga: Kapolres Ngada Terciduk Bayar 3 Juta demi Berhubungan Intim di Hotel Kupang dengan Anak Umur 6 Tahun
Selain menyalahkan tindakan yang diduga dilakukan oleh AKBP Fajar Widyadharma Lukman, netizen juga menyerukan agar tindakan kasus ini harus ditangani dengan profesional dan transparan.

Mereka menuntut bahwa korban diberikan hak keadalan dan pelaku dihukum sesuai peraturan yang berlaku.
Baca Juga: Komisi VIII DPR Desak Kapolres Ngada Dihukum Maksimal, Tak Hanya PTDH