Takjil Ramadhan: Sekadar Ngemil Manis atau Ritual Wajib? Ini Rahasia Dibaliknya!

Rabu 26 Feb 2025, 09:11 WIB
Di Indonesia, sepertinya arti Takjil mengalami pergeseran makna. (Sumber: Freepik/Stockking)

Di Indonesia, sepertinya arti Takjil mengalami pergeseran makna. (Sumber: Freepik/Stockking)

Ini juga baik jika dilihat dari segi kesehatan. Sebab setelah seharian perut kosong, jika tiba-tiba langsung makan makanan berat, bisa saja perut akan merasa kaget dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, Rasulullah Saw menganjurkan untuk berbuka dengan kurma dan air putih. Jika tidak ada kurma, bisa dengan makanan atau minuman manis lainnya yang mudah dicerna oleh tubuh.

Baca Juga: Istilah 'War Takjil' Jadi Tren di Bulan Puasa Ramadhan 2024, Simak Penjelasannya

Kebiasaan Berbuka di Indonesia

Di Indonesia sendiri, takjil Ramadan masih sering dikaitkan dengan jajanan atau menu berbuka yang identik memiliki rasa manis.

Mungkin karena kebiasaan masyarakat yang suka mencari camilan atau minuman segar untuk buka puasa, akhirnya kata takjil berubah makna di kehidupan sehari-hari.

Meskipun arti takjil sebenarnya adalah menyegerakan buka puasa, tapi di Indonesia istilah ini sepertinya sudah terlanjur identik dengan jajanan berbuka.

Setiap Ramadan, bisa dipastikan ada bazar takjil yang menjajakan berbagai makanan lezat hampir di setiap daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Berkahnya Pedagang Takjil di Alun Alun Kota Bekasi Bisa Dapat Omzet Ratusan Ribu per Hari

Menu takjil juga beragam seperti kolak pisang, es buah dan es campur, gorengan, cendol dan dawet, hingga kue-kue tradisional.

Tradisi berbuka dengan makanan manis di Indonesia memang membuat kata takjil berubah makna, tapi yang terpenting unat Islam tetap paham esensi sebenarnya.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 2025, semoga dengan memahami arti Takjil ini akan memberikan keberkahan karena telah mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw.

Berita Terkait
News Update